Senin, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Senin, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Horee... Kabupaten Bandung Barat Miliki Kecamatan Baru

Senin 10 Okt 2011 19:03 WIB

Rep: Ahmad Islamy Jamil/ Red: Djibril Muhammad

REPUBLIKA.CO.ID, NGAMPRAH - Kabupaten Bandung Barat saat ini telah miliki kecamatan baru. Namanya Kecamatan Saguling, yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Batujajar.

Bupati Bandung Barat, Abubakar, datang ke Desa Cipangeran, yang menjadi ibu kecamatan baru tersebut, untuk melantik Camat dan Sekretaris Camat Saguling Senin (10/10). Acara pelantikan itu sekaligus sebagai peresmian Kecamatan Saguling sebagai kecamatan yang ke-16 di Kabupaten Bandung Barat.

Kecamatan Saguling membawahi enam desa, yaitu Desa Bojonghaleuang, Cikande, Girimukti, Cipangeran, Jati dan Desa Saguling. Kecamatan Batujajar yang sebelumnya berjumlah 13 desa, sekarang hanya membawahi tujuh desa setelah pemekaran kecamatan tersebut.

Camat Saguling, Ishak Basri mengatakan, pemekaran tersebut dilatarbelakangi oleh nilai geografis. Selama ini, masyarakat di enam desa tersebut sering mengalami kesulitan menerima layanan publik, karena jauhnya lokasi kantor camat dari tempat tinggal mereka. Tidak hanya jauh, medan yang harus ditempuh warga ke Kantor Camat Batujajar juga kurang bersahabat.

Hari ini, selain Camat dan Sekcam, kecamatan baru itu belum memiliki perangkat lainnya. "Untuk sementara berdua dulu dengan sekcam, nanti perangkat lain akan menyusul. Yang menentukan itu kan pihak Kabupaten, bukan camat," terang dia kepada Republika saat diwawancarai di kantornya seusai acara pelantikan.

Ishak juga menjelaskan, walaupun saat ini dirinya hanya berdua dengan Sekcam Saguling, Dudung Kusmana, fungsi pelayanan publik tetap harus dijalankan. Sebagai langkah awal, pada Rabu (12/10) besok, dia akan mengundang keenam kepala desa di Saguling untuk melakukan sosialisasi kepada warga kecamatan itu.

Sosialisasi itu seputar kemana warga seharusnya mengurus persoalan adminstrasi setelah terbentuknya kecamatan baru itu. "Jangan sampai ada kesan dari masyarakat Saguling, pelayanan publik justru jadi stagnan setelah terbentuknya kecamatan baru. Walaupun berdua, kami siap untuk menjalankan pelayanan publik itu." ungkapnya.

Dengan demikian, kata Ishak, warga yang berada di enam desa tersebut secara adminstratif tidak punya hubungan lagi dengan Kecamatan Batujajar. Dengan dibentuknya kecamatan baru ini, katanya, pemerintah berharap bisa lebih dekat dengan warga di Desa Saguling dan kelima desa lainnya itu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA