Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Pemanfaatan Alma Buat Kapal ASDP Lebih Awet

Ahad 03 Jul 2022 17:26 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Fuji Pratiwi

PT PLN (Persero) bersinergi dengan PT ASDP (Persero) untuk menciptakan lingkungan pelabuhan yang bersih dan berbasis energi hijau. Untuk itu, PLN dan ASDP menyepakati terkait penyediaan kebutuhan listrik untuk pelabuhan dan operasional kapal sandar milik ASDP.

PT PLN (Persero) bersinergi dengan PT ASDP (Persero) untuk menciptakan lingkungan pelabuhan yang bersih dan berbasis energi hijau. Untuk itu, PLN dan ASDP menyepakati terkait penyediaan kebutuhan listrik untuk pelabuhan dan operasional kapal sandar milik ASDP.

Foto: istimewa
Alma meningkatkan efisiensi umur suku cadang serta penggantian oli mesin kapal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Indonesia Ferry Ira Puspadewi menyambut baik kerja sama ASDP dengan PLN sebagai bentuk dukungan penuh dalam program ramah lingkungan melalui layanan Anjungan Listrik Mandiri (Alma).

Ira menilai kerja sama melalui layanan Alma tersebut merupakan kegiatan efisiensi penggunaan BBM dan pemanfaatan energi bersih sebagai sumber energi bagi kapal ketika sandar di pelabuhan. Ira memastikan, dengan menggunakan Alma maka kapal-kapal dapat meningkatkan efisiensi umur suku cadang serta penggantian oli mesin yang lebih panjang.

Baca Juga

"Sebab, mereka tidak perlu menyalakan mesin saat kapal bersandar di pelabuhan," kata Ira, Ahad (3/7/2022).

Ira menambahkan, ASDP berkomitmen untuk membangun industri penyeberangan dan pelabuhan yang berkelanjutan yang berorientasi pada Sustainable Development Goals (SDGs). Menurut Ira, kerja tersebut juga merupakan kepentingan dunia dan ASDP mau berpartisipasi langsung. 

"ASDP sebagai global corporate citizen yang bertanggung jawab untuk menggunakan produk ramah lingkungan dalam mendukung kelangsungan bisnisnya," ucap Ira. 

Melalui penerapan Alma, lanjut Ira, biaya penggunaan BBM berkurang sebesar 53 persen. Hal tersebut menurutnya sangat mendukung upaya efisiensi perusahaan dalam mencapai target yang diharapkan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan selama ini sektor transportasi laut berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Sejak 2021, Darmawan mengatakan PLN gencar melakukan program electrifying marine dengan mengganti kebutuhan sumber energi pelabuhan yang selama ini bergantung pada BBM menjadi berbasis listrik.

"Melalui kolaborasi dengan ASDP ini kami tentu akan terus menambah titik Alma di pelabuhan di seluruh Indonesia. Harapan kami, sinergi antar BUMN ini mampu menghadirkan akses listrik yang merata dan andal bagi seluruh masyarakat," tutur Darmawan.

Darmawan memastikan PLN akan membangun Alma berupa Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dengan daya 5.500 VA hingga 23 ribu VA di Pelabuhan milik ASDP.  Hingga April 2022, PLN sudah membuat 35 Alma yang tersebar di seluruh Indonesia dengan total daya terpasang sebesar 841,9 kVA. 

"Dari Januari hingga April 2022 bahkan pemakaian kWh Alma mencapai 86,4 ribu kWh. Paling banyak, PLN telah membangun 12 titik Alma di wilayah Maluku dan Maluku Utara dengan total pemakaian hingga 45 ribu kWh," jelas Darmawan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA