Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Buah Ini Bisa Bantu Turunkan Kadar Gula Darah Diabetisi

Ahad 03 Jul 2022 00:45 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadhani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Kadar gula darah yang tak terkontrol bisa membuat penyandang diabetes tipe 2 lebih berisiko terhadap beragam komplikasi. Konsumsi buah ara diketahui dapat membantu kontrol gula darah bagi penyandang diabetes tipe 2.

Kadar gula darah yang tak terkontrol bisa membuat penyandang diabetes tipe 2 lebih berisiko terhadap beragam komplikasi. Konsumsi buah ara diketahui dapat membantu kontrol gula darah bagi penyandang diabetes tipe 2.

Foto: Republika
Konsumsi buah ara diketahui dapat membantu kontrol gula darah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kadar gula darah yang tak terkontrol bisa membuat penyandang diabetes tipe 2 lebih berisiko terhadap beragam komplikasi. Konsumsi buah ara diketahui dapat membantu kontrol gula darah bagi penyandang diabetes tipe 2.

Buah ara memiliki ukuran yang cukup kecil, hanya sebesar ibu jari. Buah ini juga memiliki ratusan biji kecil yang bisa dimakan. Rasanya yang manis seperti madu dengan sedikit sentuhan rasa buah beri membuat buah ara cukup populer.

Selain rasa yang elzat, buah ara dikenal memiliki kandungan asam absisat. Asam absisat inilah yang turut berperan dalam membantu mengatur respons tubuh terhadap glukosa sekaligus menurunkan inflamasi.

Manfaat buah ara dalam menurunkan kadar gula darah juga disoroti dalam sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal Diabetes. Para partisipan yang terlibat dalam studi ini diminta untuk mengonsumsi dua larutan. Yang pertama adalah larutan air putih dengan gula 50 gram, yang kedua adalah larutan air putih dengan ekstrak buah ara.

Hasil studi menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak buah ara sebelum menyantap makanan bisa memabntu menurunkan kadar gula darah dalam waktu 30-120 menit. Berdasarkan studi ini, tim peneliti menyatakan bahwa buah ara efektif untuk membantu mengelola kadar gula darah.

Studi lain juga pernah dilakukan untuk meneliti efek ficusin pada hewan tikus. Ficusin ini diekstraksi dari daun buah ara.

Studi ini menemukan bahwa ekstrak ficusin dapat menurunkan kadar gula darah. Selain itu, ekstrak ficusin juga efektif dalam membantu menormalisasi kadar asam lemak dan vitamin E.

Beragam studi berbeda juga menunjukkan bahwa konsumsi buah secara umum bisa memberikan pasokan energi dan menjaga berat badan yang normal. Asupan gula alami dari konsumsi buah ini berbeda dengan konsumsi gula tambahan yang didapatkan dari beragam makanan atau minuman manis.

"Ini berbeda dengan gula bebas dalam minuman, kue cokelat, dan biskuit, serta dalam jus buah dan madu," ungkap Diabetes UK, seperti dilansir Mirror.

Diabetes UK mengungkapkan bahwa satu porsi sajian buah biasanya mengandung sekitar 15-20 gram karbohidrat. Bila penyandang diabetes ingin membatasi asupan karbohidrat untuk mengelola kadar gula darah, akan lebih baik bila mereka membatasi asupan cokelat, minuman bergula, atau kue dibandingkan membatasi konsumsi buah utuh.

Tentu selain mengonsumsi buah secukupnya, penyandang diabetes tipe 2 perlu melakukan beberapa upaya lain utnuk mengelola kadar gula darah mereka. Sebagian di antaranya adalah olahraga secara rutin dan mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter dengan tertib.

Perbaikan gaya hidup, seperti menjaga pola makan dan olahraga teratur, juga dapat membantu mencegah terjadinya diabetes. Hal lain yang dapat membantu mencegah diabetes adalah minum air putih yang cukup.

Asupan air putih yang cukup dapat membantu menurunkan konsentrasi glukosa di dalam aliran darah. Hal ini turut membantu menurunkan kadar gula darah. Dengan minum air putih secara rutin, kadar gula darah bisa terjaga dalam rentang yang normal dan sehat. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA