Sabtu 02 Jul 2022 05:01 WIB

Rumah Sakit Islam Kini Hadir di Kabupaten Bogor

RS akan mencoba menghapuskan DP jika calon pasien tidak memiliki dana membayar DP.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Agus Yulianto
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.
Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Rumah Sakit Islam Aysha di Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor menjadi rumah sakit Islam pertama di Kabupaten Bogor. Rumah sakit ini memiliki kapasitas 140 tempat tidur (TT) yang mulai Jumat (1/7) ini sudah tersedia.

Komisaris PT Asri Cahya Medika selaku penyelenggara RS Islam Aysha, Agus Sriyanta, menjelaskan, rumah sakit Islam ini lahir dari kondisi di lapangan. Di mana masyarakat menengah ke bawah kerap kesulitan mendapat fasilitas kesehatan.

Dia menyebutkan, RS Islam Aysha memiliki 12 poli mulai dari umum, gigi, jantung, THT, anak, obgyn, dan lain lain. “Kita menyasar semuanya dari kelas bawah sampai atas. Intinya kita melayani semua di sini, seperti rumah sakit spa adanya,” kata Agus kepada Republika, Jumat (1/7).

Agus menjelaskan, untuk memudahkan masyarakat menengah ke bawah pihaknya bekerja sama dengan BPJS. Dimana penandatsnganan MoU dengan BPJS dilaksanakan setelah rumah sakit ini diresmikan hari ini.

Selain memudahkan masyarakat menengah ke bawah melalui BPJS, ia mengatakan, pihaknya akan mencoba menghapuskan DP jika calon pasien tidak memiliki dana untuk membayar DP. Apalagi jika dalam kondisi darurat.

“Jadi kami tidak mau lagi ada masyarakat yang datang ke RS nggak dapat tempat tidur. Tidak ada lagi pasien ditelantsrkan di IGD. Kita akan cari solusi. Kita akan coba hapuskan DP kalau mereka nggak DP, daruratnya. Semua kita cari solusi. Kita tidak akan membiarkan masyarakat tidak dilayanin oleh rumah sakit,” tegasnya.

Agus menambahkan, nama Aysha sendiri merupakan akronim yang memiliki arti Aman, Yakin, Siddiq, Humanis, dan Amanah. “Pembangunan ini begitu cepat. Rencana dua tahun, tapi satu tahun sudah selesai. Begitu banyak dukungan luar biasa,“ ucapnya.

Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan, mengapresiasi langkah PT Asri Cahya Medika yang berani mengambil risiko membangun rumah sakit Islam ini. Demi kepentingan masyarakat menengah ke bawah.

Selalu pemerintah, dia mengaku, siap membantu kepentingan dan pembangunan rumah salit ini. “Mudah-mudahan niat bapak ini dijaga Allah dan bisa menjawab permasalahan masyarakat di bawah,” ujarnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement