Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Sri Muyani: PDB Riil Indonesia 2021 Capai 101,6 Persen Dibanding Pra Pandemi

Kamis 30 Jun 2022 23:45 WIB

Red: Nidia Zuraya

Pertumbuhan Ekonomi (ilustrasi)

Pertumbuhan Ekonomi (ilustrasi)

Foto: Republika/Wihdan
Pada tahun 2021 PDB riil banyak negara belum kembali ke level pra pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan tingkat Produk Domestik Bruto (PDB) riil Indonesia pada tahun 2021 mencapai 101,6 persen dibanding level masa pra pandemi, yakni tahun 2019."Angka tersebut melewati level masa sebelum pandemi. Capaian ini adalah tidak banyak dicapai oleh negara di dunia," ujar Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (30/6/2022).

Pada tahun 2021 PDB riil banyak negara belum kembali ke level pra pandemi, seperti Perancis yang berada di level 98,4 persen, Jerman 97,5 persen, Inggris 96,4 persen, Malaysia 96,4 persen, dan Filipina 95,5 persen.Dengan demikian, kata dia, Indonesia yang sudah bisa mencapai level pra pandemi dalam waktu yang begitu singkat merupakan suatu capaian yang didorong oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021.

Baca Juga

Sri Mulyani menjelaskan pemerintah telah melanjutkan kebijakan APBN yang fleksibel dan selalu responsif pada tahun 2021, mengingat ketidakpastian akibat perubahan Covid-19."APBN 2021 masih harus bekerja sangat keras khususnya dalam menangani gelombang varian Delta yang muncul pada akhir Juni hingga Agustus 2021," tegasnya.

Untuk merespons dan mengantisipasi varian Delta tersebut, lanjut Sri Mulyani, pemerintah meningkatkan alokasi program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN) menjadi Rp744,9 triliun atau naik 71 persen dari tahun 2020 yang senilai Rp695,2 triliun.Peningkatan ini merupakan bagian dari respons APBN untuk menangani tekanan luar biasa yang diderita masyarakat, baik karena ancaman jiwa maupun ancaman ekonomi masyarakat maupun dunia usaha terutama UMKM.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA