Friday, 11 Rabiul Awwal 1444 / 07 October 2022

Hewan Ternak di Tangsel Mulai Disuntik Vaksin PMK

Kamis 30 Jun 2022 12:28 WIB

Rep: Eva Rianti/ Red: Andi Nur Aminah

Dokter hewan dibantu peternak menyuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada terba sapi (ilustrasi)

Dokter hewan dibantu peternak menyuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada terba sapi (ilustrasi)

Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Sebanyak 71 ekor hewan ternak sudah divaksinasi.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Sejumlah hewan ternak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai diberi vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK). Pada vaksinasi PMK perdana tersebut, Tangsel mendapatkan jatah sebanyak 100 dosis. 

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Peternakan Kota Tangsel per Rabu (29/6/2022), sebanyak 71 ekor hewan ternak sudah divaksinasi, meliputi 20 ekor sapi dan 51 ekor kambing.

Baca Juga

"Kita dapat jatah 100 dosis vaksin buat 100 ekor. Kita ke lapangan untuk vaksin, yang divaksin bukan hewan qurban," ujar Kepala DKP3 Kota Tangsel, Yepi Suherman, Kamis (30/6/2022). 

Hewan-hewan ternak yang divaksin meliputi induk dan anakan sapi atau kambing yang memiliki masa hidup terbilang lama, terutama betina. Juga dilakukan bagi hewan yang rentan PMK. "Iya (mayoritas betina yang divaksin PMK, Red) karena betina bisa berkembang biak, yang untuk kurban nggak kita vaksin, cukup diberi obat karena akhirnya dipotong juga," terangnya. 

Pemberian vaksin PMK akan dilakukan secara bertahap. Terkait kebutuhan vaksin PMK di Kota Tangsel, angkanya mencapai sebanyak 500 ekor. Yepi berharap dapat jatah vaksin dari Pemerintah Pusat sesuai dengan kebutuhan. 

Data DKP3 Tangsel mencarat, jumlah kasus PMK di Tangsel hingga 29 Juni 2022 tercatat sebanyak 118 ekor. Dari seratusan ekor yang terpapar PMK tersebut, sebanyak 100 ekor dinyatakan sudah sembuh, sementara 18 ekor lainnya masih dalam pengobatan dan perawatan ekstra. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA