Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Taman New York Manfaatkan Kambing Hilangkan Tanaman Liar Berbahaya

Kamis 30 Jun 2022 11:42 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Dwi Murdaningsih

Kambing (ilustrasi)

Kambing (ilustrasi)

Foto: ANTARA FOTO/Saiful Bahri
Kambing adalah pendekatan yang cerdik untuk menghilangkan gulma.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Lebih dari selusin kambing melakukan perjalanan ke Riverside Park di New York City untuk makan rumput liar pada Rabu (29/6/2022). Kambing-kambing ini digembalakan untuk makan rumput dan tanaman liar agar menghilangkan spesies invasif di taman tersebut.

Para pengunjung berbulu tiba di Manhattan dari peternakan Green Goats di Rhinebeck, New York, sehari sebelumnya. Mereka akan bertugas untuk melahap semak-semak yang ditumbuhi rumput, bahkan spesies yang berbahaya bagi manusia, seperti poison ivy.

Baca Juga

"Pernahkah Anda melihat lereng di sebelah sini? Saya diberitahu bahwa itu adalah tepi sungai paling curam di sebelah timur Palisades," kata presiden sementara dan kepala eksekutif Riverside Park Conservancy John Herrold.

"Bayangkan mencoba menjaga keseimbangan saat Anda mencabut tanaman invasif sehingga Anda dapat menanam spesies asli yang akan menahan tanah dengan lebih baik dan menyediakan habitat yang lebih baik bagi satwa liar," katanya.

Kambing adalah pendekatan yang cerdik untuk menghilangkan gulma. Memanfaatkan rasa lapar alami hewan tersebut untuk sayuran hijau sebagai mekanisme utama di balik tugas yang secara tradisional melibatkan bahan kimia polutan.

"Mereka menyukai semua ini. Mereka makan poison ivy, mereka makan porselen berry, mereka makan mawar multiflora dan itulah yang kami coba singkirkan," kata Herrold.

Dari 20 kambing, empat akan menetap Riverside Park sebagai rumah sampai akhir musim panas. Mereka bersiap untuk menjalankan tugas lebih lama dengan memakan tumbuhan yang menutup jalanan menuju dua hektar taman. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA