Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

PAN Kota Kediri Usulkan Nama Erick, Anies, Hingga Andika

Kamis 30 Jun 2022 08:55 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa.

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa.

Foto: Dokumen.
Nama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga patut diperhitungkan.

REPUBLIKA.CO.ID, KEDIRI -- DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Kediri menggelar rapat kerja daerah (rakerda) pertama yang memunculkan lima tokoh sebagai calon presiden (capres) 2024. Lima nama tersebut adalah Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

"Dari kader partai Ketua Umum PAN, Bapak Zulkifli Hasan kami usulkan sebagai calon Presiden. Apalagi sekarang beliau berada di pemerintahan dan kader dari bawah mendorong untuk mencalonkan sebagai calon Presiden. Soal beliau berkenan atau tidak, kami kembalikan ke Pak Zulkifli Hasan," kata Ketua DPD PAN Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat rakerda di Kota Kediri, Jatim, Rabu (29/6/2022).

Dia mengatakan, nama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa patut diperhitungkan. Pasalnya, kiprahnya selama memimpin Provinsi Jawa Timur menjadi bukti. "Untuk Bu Gubernur Khofifah Indar Parawansa, track record beliau selama memimpin Jawa Timur sudah menjadi bukti. Beliau juga representasi perempuan dan yang penting beliau juga kader NU," ujar Abdullah.

Baca: Bincang Santai Zulhas dengan Khofifah di Pinggir Pantai Probolinggo

"Representasi perempuan ini penting agar distribusi kepemimpinan tidak hanya menjadi domain laki-laki, mereka juga punya hak untuk menjadi Presiden," kata Mas Abu, sapaan akrabnya, melanjutkan.

Dia menuturkan, Khofifah juga mempunyai keunggulan dukungan masyarakat yang bagus. "Bu Khofifah juga kuat di akar rumput NU. Karena PAN ini partai yang terbuka bagi semua organisasi masyarakat, suku dan agama. Saya menjadi wali kota Kediri dua periode juga banyak disumbang dari suara Nahdlatul Ulama, sudah wajar kami mengusulkan kader terbaiknya," kata Mas Abu.

Dia mengatakan, usulan itu murni dari mendengarkan akar rumput. Meski begitu, Mas Abu tidak menampik memang ada hitungan matematis terkait keterwakilan unsur kader partai, intelektual atau profesional, dan TNI-Polri.

"Nah nama Menteri BUMN Erick Thohir juga sangat kuat diusulkan dari DPC-DPC. Beliau ini kan satu kampung dengan ketua umum kami di Lampung. Tapi pertimbangannya bukan hanya karena itu, lebih pada penilaian kami. Pak Erick Thohir orang profesional yang berhasil dalam bisnis-nya juga dalam prestasinya selama menjabat Menteri BUMN," kata Mas Abu.

Sementara Anies Baswedan juga mendapat dukungan karena populer di arus bawah, dan Andika Perkasa melengkapi usulan calon Presiden 2024 dari kalangan TNI-Polri.Untuk nama-nama yang muncul tersebut, kata dia, selanjutnya akan diserahkan ke DPP PAN.  Pihaknya hanya sebatas menampung aspirasi.

"Kelima nama ini dipilih bukan berdasarkan voting, jadi kami menampung aspirasi dan sifatnya diskusi. Hasil dari rakerda pertama ini akan kami serahkan ke DPP PAN, nanti mereka yang akan memutuskan selanjutnya," tutur Abdullah.

Baca: Pendiri Cyrus Network Pasang Alphard Baru Yakin Anies tak Dapat Tiket Pilpres 2024

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA