Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

PT PNM Bantu 350 Nasabah Tingkatkan Usaha dan Dapatkan NIB

Kamis 30 Jun 2022 09:30 WIB

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi

 Pelatihan pelaku usaha mikro kecil yang diselenggarakan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan pelatihan untuk 350 nasabah dalam meningkatkan kapasitas usaha (PKU) hingga mendapatkan nomor induk berusaha (NIB).

Pelatihan pelaku usaha mikro kecil yang diselenggarakan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan pelatihan untuk 350 nasabah dalam meningkatkan kapasitas usaha (PKU) hingga mendapatkan nomor induk berusaha (NIB).

Foto: Antara/Kiki Cahyadi
Melalui pelatihan ini, usaha milik ibu-ibu nasabah program PNM Mekaar bisa naik kelas

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melakukan pelatihan untuk 350 nasabah dalam meningkatkan kapasitas usaha (PKU) hingga mendapatkan nomor induk berusaha (NIB).

Kepala Divisi PKU PT PNM Dicky Fajrian mengatakan, pelatihan peningkatan kapasitas usaha atau PKU diharapkan mampu meningkatkan usaha yang sekarang ini dan masuk dalam pasar e-commerce. "Yang pasti dengan pelatihan PKU ini, kami harapkan ibu-ibu yang jadi nasabah program Mekaar ini bisa naik kelas dari usaha sekarang yang dijalankan," ujarnya.

Baca Juga

Dicky Fajrian menjelaskan, bagi pengusaha sangat penting untuk bisa mendapatkan nomor induk berusaha (NIB) agar usaha bisa terus berkembang dan masuk dalam pasar e-commerce. Adapun peserta pelatihan sebanyak 350 nasabah atau wanita pengusaha ultra mikro masuk yang dalam klasifikasi program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Nasabah PNM Mekaar itu terdiri dari Mekaar Cabang Bringkanayya, Tamalanrea, Bringkanayya 2, Panakkukang, Rappocini, Tamalate, dan Cabang Manggala. Pelatihan itu dikenal sebagai Temu Usaha Nasabah

Mekaar (TUNM).

Pada kegiatan tersebut pimpinan berbagai perusahaan BUMN seperti BRI dan PT Pegadaian juga hadir memberikan pelatihan dan dukungan jaringan merchant untuk membantu para nasabah. Dicky menerangkan, pelatihan yang diberikan berupa sosialisasi perizinan usaha dan pemasaran digital yang sangat bermanfaat sehingga peserta difasilitasi dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) berbasis online dan bagaimana cara melakukan pemasaran digital melalui aplikasi Grab sehingga menjadi merchant Grab.

Dari 350 nasabah itu, 100 di antaranya langsung diterima menjadi mitra perusahaan penyedia aplikasi Grab yang dibawa langsung oleh PT BRI Tbk. Sementara nasabah lainnya masih menunggu untuk bisa menjadi mitra dari Grab.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA