Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Conte Ingin Tambahkan Spesialis Bola Mati Ini ke Jajaran Stafnya

Rabu 29 Jun 2022 23:49 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pelatih Tottenham Hotspur Antonio Conte berencana menambahkan Gianni Vio ke jajaran stafnya yang terkenal dengan spesialis bola mati. Pria 69 tahun itu memainkan peran penting selama keberhasilan Italia menjuarai Euro 2020 yang berakhir dengan adu penalti melawan Inggris di stadion Wembley.

Pelatih Tottenham Hotspur Antonio Conte berencana menambahkan Gianni Vio ke jajaran stafnya yang terkenal dengan spesialis bola mati. Pria 69 tahun itu memainkan peran penting selama keberhasilan Italia menjuarai Euro 2020 yang berakhir dengan adu penalti melawan Inggris di stadion Wembley.

Foto: AP/Ian Walton
Conte menilai Gianni Vio sosok tepat untuk tingkatkan bola mati untuk Hotspur

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Tottenham Hotspur Antonio Conte berencana menambahkan Gianni Vio ke jajaran stafnya yang terkenal dengan spesialis bola mati. Pria 69 tahun itu memainkan peran penting selama keberhasilan Italia menjuarai Euro 2020 yang berakhir dengan adu penalti melawan Inggris di stadion Wembley.

The Athletic melaporkan dilansir dari tribalfootball, Rabu (29/6) Conte sangat ingin meningkatkan timnya dalam bola-bola mati. Vio dipandang sebagai orang yang pas menjadi stafnya untuk meningkatkan bola mati musim depan.

Tottenham berada di peringkat terbawah dalam urusan bola mati musim lalu yang hanya mencatatkan Sembilan gol dari situasi ini. Sebaliknya juara Liga Inggris Manchester City dan runner-up Liverpool adalah tim paling produktif dari bola mati. Masing-masing mencetak 22 dan 19 gol.

Vio merupakan mantan banker dari Venesia. Memulai sebagai asisten pelatih di Liga Sepakbola Italia yang terbawah. Perlahan ia naik untuk bergabung dengan klub di kasta tertinggi seperti Palermo dan AC Milan.

Conte ingin skuadnya bersaing lebih kompetitif musim depan setelah musim lalu berhasil finis di empat besar sehingga berhak tampil di Liga Champions. Pelatih asal Italia itu ingin timnya memiliki kemampuan di atas rata-rata dari berbagai lini.

Conte didatangkan Tottenham Hotspur musim lalu pada November 2021. Ia datang ke Tottenham dengan reputasinya yang baru saja mempersembahkan Scudetto untuk Inter Milan. Sejak kedatangannya Tottenham berhasil bangkit dari keterpurukan dan berhasil memenangkan persaingan empat besar di akhir musim.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA