Friday, 21 Muharram 1444 / 19 August 2022

Pfizer Klaim Booster Covid-19 Terbarunya Terbukti Tingkatkan Sistem Kekebalan

Rabu 29 Jun 2022 12:06 WIB

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Nora Azizah

Komposisi vaksin Covid-19 Pfizer juga diubah untuk menargetkan varian Omicron.

Komposisi vaksin Covid-19 Pfizer juga diubah untuk menargetkan varian Omicron.

Foto: AP/Achmad Ibrahim
Komposisi vaksin Covid-19 Pfizer juga diubah untuk menargetkan varian Omicron.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pfizer mengumumkan booster Covid-19 terbarunya memberikan perlindungan lebih tinggi terhadap virus corona. Komposisi vaksin diubah untuk menargetkan varian Omicron.

Varian Omicron yang terus menyebar ke seluruh negeri, Pfizer dan mitranya BioNTech, telah mempelajari dampak booster terbaru mereka pada sistem kekebalan untuk melawan mutan menular itu. Salah satu tesnya melibatkan booster yang menargetkan Omicron secara khusus. 

Baca Juga

Sementara, tes lain menargetkan Omicron dan virus corona aslinya. Lebih dari 1.200 orang dewasa paruh baya dan lansia secara sukarela terlibat dalam penelitian ini.

Setelah disuntikkan vaksin mereka memiliki peningkatan besar terhadap antibodi penetralisir. Peningkatan antibodi terlihat sebulan setelah pemberian booster, dan tergantung pada dosisnya.

Kandidat yang diberi booster khusus-Omicron Pfizer menghasilkan antibodi penangkal Omicron 13,5 hingga 19,6 kali lebih tinggi. Sementara itu, kandidat dengan vaksin biasa menunjukkan peningkatan 9,1 menjadi 10,9 kali.

Semua relawan tampaknya ditoleransi dengan baik untuk tes dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian juga menunjukkan bahwa vaksin tersebut cukup untuk menangkal Omicron BA.4 dan BA.5, yang dengan cepat beredar di Amerika Serikat.

“Seperti yang telah kami katakan sejak awal pandemi, kami akan mengikuti ilmu pengetahuan dan menyesuaikan pendekatan kami sendiri,” ujar Ketua dan Chief Executive Officer Pfizer, Albert Bourla, dilansir dari People, Kamis (29/6/2022).

Berdasarkan data ini, mereka meyakini bahwa mereka memiliki dua kandidat yang sangat kuat, yang mampu beradaptasi dengan Omicron. Hal ini juga menghasilkan respons imun yang jauh lebih tinggi terhadap Omicron, daripada sebelumnya.

Pengumuman untuk pemberian vaksin booster terbaru ini serta kampanyenya, akan dilakukan musim gugur ini. Perusahaan akan menyajikan data akumulasi terbaru mereka pada pertemuan antara FDA Vaksin AS dan Komite Produk Biologi terkait. Awal bulan ini, Moderna juga merilis data awal yang menyatakan bahwa booster terbarunya memberikan peningkatan delapan kali lipat, dalam tingkat antibodi penetralisir.

“Kami cukup yakin vaksin ini akan memberikan manfaat bahkan terhadap keluarga subvarian Omicron,” kata Presiden Moderna Stephen Hoge.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA