Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Kuartal I, Produsen Makanan Beku Ini Raih Penjualan Bersih Hingga Rp 1,1 T

Selasa 28 Jun 2022 23:02 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

PT Sekar Bumi. Produsen makanan beku dan olahan, PT Sekar Bumi Tbk mencatat kenaikan penjualan bersih sebesar Rp 1,13 triliun pada kuartal I 2022. Adapun realisasi ini naik 32 persen dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 855,87 miliar.

PT Sekar Bumi. Produsen makanan beku dan olahan, PT Sekar Bumi Tbk mencatat kenaikan penjualan bersih sebesar Rp 1,13 triliun pada kuartal I 2022. Adapun realisasi ini naik 32 persen dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 855,87 miliar.

Foto: dokpri
Produsen makanan beku Sekar Bumi raih peningkatan penjualan frozen seafood

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Produsen makanan beku dan olahan, PT Sekar Bumi Tbk mencatat kenaikan penjualan bersih sebesar Rp 1,13 triliun pada kuartal I 2022. Adapun realisasi ini naik 32 persen dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 855,87 miliar. 

Presiden Direktur Sekar Bumi Tbk Harry Lukmito mengatakan penjualan ini didorong kenaikan penjualan frozen seafood dan processed food yang naik signifikan. Penjualan frozen seafood naik 32 persen menjadi Rp 1,1 triliun, sedangkan penjualan processed food naik 48 persen menjadi Rp 27,41 miliar.

“Kenaikan penjualan Sekar Bumi otomatis mendorong laba bersih setelah pajak juga meningkat 169,4 persen dari Rp 10,81 miliar menjadi Rp 29,14 miliar serta laba per saham naik menjadi Rp 15,74 dari periode sama tahun lalu Rp 5,83,” ujarnya, Selasa (28/6/2022).

Sementara itu Direktur Sekar Bumi Howard Ken Lukmito menambahkan kenaikan penjualan didukung penjualan ekspor udang yang meningkat ditambah kenaikan pasar domestik seiring peluncuran #JagoanDumpling, salah satu produk makanan olahan dimsum yang menjadi andalan perusahaan.

Mengenai dampak dari kenaikan harga bahan pangan global karena inflasi yang terjadi cukup signifikan, Howard menjelaskan hal itu tidak berpengaruh mengingat bahan utama Sekar Bumi berasal dari perikanan dalam negeri. 

“Jadi, kami masih bisa menjaga pasokan suplai secara rutin dan meskipun ada kenaikan harga namun tidak terlalu signifikan kecuali barang-barang yang memang ada komponen importnya seperti tepung terigu. Untuk mengatasi ini, kita memang berupaya dari segi harga, packaging tetap terjangkau misalnya dengan memperkecil packaging, selain itu juga kita mencari bahan-bahan baku yang bisa menjadi substitusi,” ucapnya.

Selain itu, perusahaan memutuskan akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 6,055,361,260 atau Rp 3,5 per saham. Demikian hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Sekar Bumi Tbk, dividen lebih tinggi daripada tahun lalu, perusahaan membagikan total dividen Rp 2,076,123,860 atau Rp 1,20 per lembar saham.

“Untuk prospek bisnis ke depan, manajemen masih optimis karena kami bergerak industri makanan, meskipun di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu ya,” ucapnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA