Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

5 Kondisi Pemicu Malanutrisi pada Lansia, Mulai dari Gigi Hingga Kesepian

Sabtu 25 Jun 2022 01:50 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda

Lansia (Ilustrasi). Ada beberapa kondisi yang dapat membuat lansia lebih mudah mengalami malanutrisi.

Lansia (Ilustrasi). Ada beberapa kondisi yang dapat membuat lansia lebih mudah mengalami malanutrisi.

Foto: Pixabay
Malanutrisi pada lansia bisa dipicu oleh beragam faktor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asupan bergizi merupakan salah satu faktor yang diperlukan dalam menunjang kesehatan orang-orang berusia 60 tahun ke atas atau lansia. Namun, ada beberapa kondisi yang dapat membuat lansia lebih mudah mengalami malanutrisi.

Secara umum, Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PB Pergemi) Prof Dr Siti Setiati SpPD-KGer MEpid mengatakan lansia membutuhkan asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, probiotik, dan prebiotik. Di antara beragam zat gizi ini, protein merupakan "primadona" bagi lansia.

Baca Juga

"Protein dibutuhkan lebih banyak pada lansia yang masih cukup sehat, ada kebutuhan lebih untuk menjaga kualitas ototnya, menjaga kesehatan tubuhnya," ungkap Prof Ati dalam kampanye Gerakan 4 Sehat 5 Bahagia bersama Nestle Health Science (NHS), Jumat (24/6/2022).

Di sisi lain, lansia juga bisa mengalami malanutrisi. Malanutrisi pada lansia ini bisa dipicu oleh beragam faktor. Salah satu di antaranya adalah kondisi gigi dan mulut yang kurang baik.

"Gigi yang tumbang, gigi palsu yang goyah, lidah yang kering," jelas Prof Ati.

Faktor kedua yang juga dapat membuat lansia lebih berisiko terhadap malanutrisi adalah penurunan nafsu makan dan keterbatasan fisik. Meski ada peningkatan kebutuhan zat gizi, Prof Ati mengatakan kondisi fisik sebagian lansia tak memungkinkan mereka untuk makan dalam jumlah yang banyak.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA