Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Polisi Indramayu Tangkap Penjambret yang Bermodal Senjata Mainan

Jumat 24 Jun 2022 14:22 WIB

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih

Penjambret di Indramayu menakut-nakuti korban dengan senjata mainan. Ilustrasi.

Penjambret di Indramayu menakut-nakuti korban dengan senjata mainan. Ilustrasi.

Foto: Antara/Rony Muharrman
Penjambret di Indramayu menakut-nakuti korban dengan senjata mainan

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU - Kepolisian Resor (Polres) Indramayu, Jawa Barat menangkap seorang pelaku penjambretan. Pelaku melancarkan aksinya dengan bermodal senjata api mainan dan menyasar seorang kepala sekolah.

"Tersangka yang kita tangkap berinisial R, dia merupakan residivis kasus sama," kata Kapolres Indramayu AKBP Lukman Syarif di Indramayu, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga

Lukman mengatakan tersangka melakukan aksi kejahatannya bermodal senjata api mainan untuk menakut-nakuti korbannya. Tersangka sudah mengikuti korban sejak keluar dari sekolah. Setelah situasi tidak terlalu ramai, ia mencoba mengambil barang berharga milik korban.

Namun korban mencoba melawan sehingga terjatuh. Selanjutnya tersangka langsung menakut-nakuti menggunakan senjata api mainan. "Korban diancam menggunakan senjata api mainan. Namun karena korban tidak tahu maka langsung menyerahkan barang berharganya," ujar Lukman.

Korban merupakan seorang perempuan dan kepala sekolah di salah satu sekolah di Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu. Tersangka merupakan seorang residivis tindak pidana dengan kasus yang serupa, dan pernah divonis di PN Cirebon serta Brebes, Jawa Tengah.

Dari tangan tersangka polisi menyita beberapa barang bukti di antaranya sepeda motor, rekaman CCTV, uang tunai, dan lainnya. "Tersangka juga kita lakukan tindakan tegas terukur (tembak) karena mencoba melawan saat akan ditangkap. Tersangka kita kenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara," ujar Lukman.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA