Saturday, 26 Zulqaidah 1443 / 25 June 2022

Ini Alasan buang Neymar dari PSG

Kamis 23 Jun 2022 10:40 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Muhammad Akbar

Reaksi Neymar dari PSG atas kekalahan timnya setelah pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Real Madrid dan Paris Saint-Germain di stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Spanyol, Rabu, 9 Maret 2022.

Reaksi Neymar dari PSG atas kekalahan timnya setelah pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara Real Madrid dan Paris Saint-Germain di stadion Santiago Bernabeu di Madrid, Spanyol, Rabu, 9 Maret 2022.

Foto: AP/Manu Fernandez
Masa depan Neymar di PSG kini semakin terancam.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Paris Saint-Germain (PSG) diklaim bersedia melepas Neymar Jr pun membuka ruang diskusi dengan klub yang berminat dengan sang pemain pada jendela musim panas 2022 ini. Masa depan Neymar di Stade de Princes kini semakin terancam.

Pesepak bola 30 tahun menjadi pemain termahal di dunia ketika PSG menggelontorkan dana senilai 199,8 juta pounds dari Barcelona lima tahun lalu.

Neymar memenangkan gelar Ligue 1 keempatnya bersama Les Rouge et Bleu pada 2021/2022, pun telah mengumpulkan tiga trofi Liga Prancis dan tiga mahkota Piala Liga Prancis sejak 2017.

Pemain internasional Brasil itu kini telah mencetak 100 gol dan 60 assist dalam 144 penampilan untuk Les Parisiens, dengan gol terakhirnya terjadi saat mengalahkan Metz 5-0 pada hari terakhir musim Liga Prancis.

Kini menurut Goal dilansir Sportsmole, Kamis (23/6) PSG sudah tidak lagi memandang Neymar sebagai sosok penting dalam skuad, dan kampiun Ligue 1 sangat terbuka untuk berpisah dengan sang pemain.

Lebih lanjut, sumber yang sama menjelaskan apabila petinggi PSG kurang terkesan dengan penampilan serta sikap Neymar baru-baru ini di luar lapangan, disamping kontrak baru Les Parisiens kepada Kylian Mbappe mempengaruhi nasib Neymar.

Beberapa klub dikaitkan dengan kepindahan sang pemain seperti Barcelona yang berniat untuk melakukan reuni dengan Neymar. Klub asal Inggris Newcastle United juga siap melayangkan tawaran.

Akan tetapi tuntutan upah Neymar yang terlalu tinggi dapat merusak peluangnya untuk pindah ke tim lain, karena Barca tengah mengalami situasi sulit terkait keuangan.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA