Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

AS: Rusia Keluarkan Pernyataan Mengerikan Soal Eksekusi Mati 2 Warga Amerika

Rabu 22 Jun 2022 21:05 WIB

Red: Esthi Maharani

Amerika Serikat (AS) menilai pejabat Rusia mengeluarkan pernyataan

Amerika Serikat (AS) menilai pejabat Rusia mengeluarkan pernyataan "mengerikan" soal kemungkinan eksekusi mati dua "tentara bayaran" Amerika yang tertangkap.

Otoritas AS mencoba mempelajari lebih lanjut tentang 2 individu

REPUBLIKA.CO.ID., WASHINGTON -- Amerika Serikat (AS) menilai pejabat Rusia mengeluarkan pernyataan "mengerikan" soal kemungkinan eksekusi mati dua "tentara bayaran" Amerika yang tertangkap.

"Mengerikan bahwa seorang pejabat publik di Rusia bahkan akan menyarankan hukuman mati bagi dua warga negara Amerika yang berada di Ukraina," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby pada konferensi pers.

Pernyataan itu merupakan respons terhadap juru bicara Kremlin Dmitry Peskov yang mengatakan dua "tentara bayaran" AS yang ditangkap di zona pertempuran di Ukraina oleh pasukan pemberontak di wilayah Donetsk dapat menghadapi hukuman mati.

"Kita berbicara tentang tentara bayaran yang mengancam nyawa dan merambah kehidupan prajurit kita. Dan bukan hanya orang kami, tetapi juga prajurit Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk. Inilah mereka tentara bayaran," kata Peskov pada konferensi pers di Moskow.

Nasib para tawanan akan ditentukan oleh pengadilan Republik Rakyat Donetsk yang memproklamirkan diri keluar dari Ukraina, imbuh Peskov.

Sementara itu, Kirby mengatakan otoritas AS sedang mencoba untuk mencari tahu lebih lanjut tentang kedua individu tersebut.

Pekan lalu media Inggris mengklaim bahwa warga AS Alexander Drueke dan Andy Huynh ditangkap di dekat kota Kharkiv, Ukraina. Rusia tidak mengkonfirmasi atau membantah laporan tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA