Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Presiden PSG Isyaratkan Siap Lepas Pemain Bintang

Rabu 22 Jun 2022 09:20 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Muhammad Akbar

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi tiba untuk upacara Ballon dOr 2021 di Theater du Chatelet di Paris, Prancis, 29 November 2021.

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi tiba untuk upacara Ballon dOr 2021 di Theater du Chatelet di Paris, Prancis, 29 November 2021.

Foto: EPA-EFE/YOAN VALAT
PSG tidak mau lagi bermimpi muluk-muluk.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Paris Saint Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi, menilai, sudah saatnya buat PSG untuk mengubah mentalitas dan karakter para pemain di tim utama.

Para pemain, ujar Al-Khelaifi, mesti siap berkorban dan menunjukan keinginan besar untuk bisa meraih kemenangan di setiap laga.

Pengusaha asal Qatar itu pun memberikan sinyal soal kesiapan PSG untuk melepas pemain bintang apabila pemain tersebut dinilai enggan memenuhi keinginan klub tersebut.

PSG tidak mau lagi bermimpi muluk-muluk. Semua upaya untuk mengejar kesuksesan harus berawal dari kenyataan yang ada.

''Mimpi adalah satu hal, kenyataan adalah hal lain. Mungkin, kami harus mengganti slogan kami. Mimpi besar cukup bagus, tapi kami harus realistis. Kami tidak mau lagi terlihat mencolok, bling-bling, ini akhir dari era gemerlap.”

“Kami ingin pemain yang benar-benar mencintai klub ini dan kemenangan. Kami ingin mentalitas ini tersebar di seluruh pemain di tim utama,'' ujar Al Khelaifi dalam wawancara dengan Le Parissien, Rabu (22/6).

Sejak diakusisi oleh lembaga investasi asal Qatar, Qatar Sports Investment (QSI), pada 2011, PSG berubah menjadi tim bertabur bintang. Sokongan dana dari QSI membuat PSG mendatangkan sejumlah pemain bintang.

Mulai merekrut Neymar dari Barcelona dengan rekor pembelian termahal, mendatangkan Kylian Mbappe dari AS Monaco, hingga memboyong Lionel Messi dari Barcelona.

Namun, kehadiran pemain-pemain bintang ini tidak serta merta langsung menjamin kesuksesan PSG, terutama di kompetisi Eropa. PSG masih belum mampu menjadi tim terbaik di Eropa dengan torehan trofi Liga Champions.

Terakhir, PSG tersingkir di babak 16 besar Liga Champions musim ini usai menyerah di tangan Real Madrid. Al Khelaifi menyebut, pada musim depan, setiap pemain PSG, termasuk para pemain bintang, diharapkan mampu tampil lebih baik pada musim ini dan menunjukan kemampuan maksimal.

Tidak hanya itu, para penggawa PSG juga harus bisa meredakan ego masing-masing dan mengutamakan kepentingan tim. ''Kami harus berhenti berkata,'Kami ingin menjuarai trofi ini dan trofi itu’."

“Kami kembali membangun dan harus lebih disiplin, baik di dalam lapangan atau di luar lapangan. Setiap pemain yang ingin tetap berada di zona nyaman dan tidak mau bertarung, harus rela ditepikan. Kami harus benar-benar membentuk tim yang solid dan menemukan semangat kolektif,'' tutur Al-Khelaifi.

Sebelumnya, PSG sempat disebut-sebut siap melepas Neymar pada jendela transfer musim panas kali ini.

Didatangkan dengan banderol transfer mencapai 222 juta euro dari Barcelona pada 2017, bintang asal Brasil itu dinilai belum mampu memberikan performa maksimal saat memperkuat Les Parissiens. Performa Neymar kerap terganggu dengan cedera dan masalah kebugaran.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA