Sunday, 6 Rabiul Awwal 1444 / 02 October 2022

Tulisan Denny JA tentang Eril Dibagikan Lebih dari 71 Ribu Kali

Selasa 21 Jun 2022 09:33 WIB

Red: Joko Sadewo

Tulisan Denny JA tentang Eril Ridwan Kamil di akun Facebooknya.

Tulisan Denny JA tentang Eril Ridwan Kamil di akun Facebooknya.

Foto: istimewa/tangkapan layar
Tulisan Denny JA tentang Eril memenuhi lima prinsip tulisan yang kerap dibagikan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Tulisan Denny JA terkait Eril putra Ridwan Kamil, hingga Selasa (21/6/2022) dibagikan lebih dari 71 ribu kali. Sejak 10 tahun Denny JA aktif di Facebook, tulisan tentang Eril merupakan salah satu yang paling banyak dibagikan.

“Publik menyukai berita yang menyentuh, sensasional, apalagi tentang kisah keluarga dari tokoh yang dikenal,” kata Denny JA menanggapi  tulisannya di akun Facebook-nya, @Denny JA_World tersebut.

Tulisan itu pertama diposting pada 4 Juni 2022. Sementara Eril diberitakan hilang ketika sedang berenang di sungai Aare, di Swiss, pada 26 Mei 2022.

Menurut Denny JA, tulisannya soal Eril memenuhi lima syarat yang acapkali membuat sebuah posting di media sosial banyak dishare. Pertama, prinsip popularitas. "Kisah Eril itu kisah yang populer yang diberitakan berulang- ulang. Tulisan saya melakukan personalisasi atas berita populer itu, dengan mengangkat sisi yang sangat menyentuh hati,” ungkap Denny JA.

Pendiri LSI Denny JA ini menyebut dirinya menonjolkan sisi human interest, ekspresi kata- kata dari Ibunda Eril. Di akun instagramnya, ibunda Eril menulis: Mamah titipkan kamu dalam penjagaan dan perlindungan terbaik dari pemilikmu yang sebenarnya, Allah swt, dimana pun kamu berada…

Insya Allah kamu tidak akan kedinginan, kelaparan atau kekurangan apapun. Bahkan kamu akan mendapatkan limpahan kasih sayang, karunia dan kebahagiaan yang tak pernah putus.

Kedua, lanjut Denny JA, tulisannya merupakan tulisan timeless, yang tidak mudah basi. Tulisan soal Eril itu mencakup durasi berita yang panjang. Ada momen ketika Eril hilang. Ada pula momen pencarian jasad Eril berhari- hari, yang melibatkan pemerintah setempat.

"Satu peristiwa namun banyak momen. Ini membuat kisah Eril selalu layak berita dalam waktu berminggu- minggu,” kata Denny melalui siaran persnya.

Hal ketiga,  menurut Denny adalah prinsip lokalitas. Bahwa tulisannya terkait dengan sesuatu yang berada di dekat kita. Tulisan soal Eril adalah kisah orang Indonesia, walaupun Eril tenggelam di sungai di Swiss.

"Namun perasaan sebagai sesama orang Indonesia, sesama orang Jawa Barat, sesama orang Bandung, membuat begitu banyak orang merasa terlibat secara emosional dengan kisah itu,” ungkapnya.

Keempat, prinsip signifikan. Tulisan yang banyak dibagikan adalah yang memiliki efek signifikan karena menyangkut emosi orang banyak.

Semakin banyak orang merasa terdampak oleh sebuah tulisan, kata Denny, semakin tulisan itu dibagikan. Dampak di sini tak harus dampak fisik dan langsung. Dampak ini berkaitan dengan rasa ingin tahu dan rasa tersentuh banyak orang.

Hal kelima, menurut Denny, mengandung prinsip novelty atau sensasi. Semakin sebuah tulisan itu soal sesuatu yang baru atau sensasional, semakin dibagikan.

Berita putra Ridwan Kamil yang tenggelam, menurut Denny, merupakan kisah yang sensasional. Banyak orang heran dan bertanya: Kok bisa seperti itu?.  "Ini mensimulasi percakapan luas, mulai dari percakapan di istana hingga di warung kopi,” kata Denny.

Lima unsur ini menurut Denny JA yang membuat tulisannya di Facebook DennyJA_World dishare lebih dari 71 ribu kali. “Sudah lebih dari sepuluh tahun saya aktif di Facebook. Tulisan soal Eril termasuk yang paling banyak dibagikan. Tulisan soal Eril hanya kalah dibagikan oleh tulisan analisa soal prediksi siapa yang menang dalam pilpres di tahun 2014 dan 2019,” paparnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA