Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Oezil Siap Beralih Jadi Atlet E-Sports

Ahad 19 Jun 2022 10:46 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Mantan pemain Arsenal yang kini membela klub Turki Fenerbahce, Mesut Oezil. Oezil ingin beralih menjadi atlet e-sports pada masa mendatang.

Mantan pemain Arsenal yang kini membela klub Turki Fenerbahce, Mesut Oezil. Oezil ingin beralih menjadi atlet e-sports pada masa mendatang.

Foto: EPA-EFE/SEDAT SUNA
Mesut Oezil juga memiliki tim e-sports, M10, yang berbasis di Jerman.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Agen Mesut Oezil, Erkut Sogut, tidak menutup kemunginan buat kliennya untuk beralih menjadi atlet e-sports pada masa mendatang. Saat ini, status eks bintang Real Madrid dan Arsenal itu di skuad Fenerbahce tengah ditangguhkan lantaran masalah disiplin.

Sanksi terhadap Oezil ini dijatuhkan Fenerbahce pada Maret 2022. Alhasil, sejak saat itu, pemain yang masih terikat kontrak bersama Fenerbahce hingga 2024 itu terpaksa absen dari tim utama klub asal Istanbul, Turki, tersebut.

Baca Juga

Oezil dinilai tidak bisa fokus sepenuhnya pada Fenerbahce di tengah-tengah berbagai kegiatan komersial eks gelandang timnas Jerman itu. Sogut pun mengungkapan, pasca-gantung sepatu dari pentas sepak bola profesional, bukan tidak mungkin buat Oezil untuk berkiprah di e-sports.

''Dia akan terlibat lebih banyak di e-sports. Ikut bermain atau mungkin menjadi atlet e-sports. Sejujurnya, dia sangat bagus, terutama di gim Fortnite. Saya tidak akan kaget, apabila nantinya dia ikut berkompetisi,'' ujar Sogut seperti dilansir Sky Sports, Ahad (19/6/2022).

Keterlibatan pemain berusia 33 tahun itu di e-sports bukanlah hal baru. Oezil diketahui memiliki tim e-sports, M10, yang berbasis di Jerman. Tim e-sports Oezil itu pun kerap bertanding dalam sejumlah kompetisi gim populer, seperti FIFA dan Fortnite.

Sebelumnya, pada Maret 2022, Fenerbahce memutuskan menangguhkan Oezil dari tim utama. Meski tampil sebagai pemain andalan sejak hijrah ke Fenerbahce pada Januari 2021, Oezil tetap mendapatkan sanksi tersebut lantaran masalah disiplin.

Pada musim ini, Oezil tercatat sudah mengemas delapan gol dan dua assist dari 25 pertandingan di semua ajang. Presiden Fenerbahce, Ali Koc, sempat mengungkapkan, ketidapuasan Oezil terkait sanksi tersebut.

Namun, Koc meminta Oezil untuk bisa fokus sepenuhnya memberikan performa terbaik di atas lapangan, ketimbang sibuk dengan urusan komersial dan sponsorhip.

''Dia harus fokus pada permainannya dan berusaha menjauhkan kegiatan komersial dari hal itu. Dia perlu berpikir untuk memberikan kontribusi maksimal buat tim ini. Pelatih juga telah berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik Oezil,'' kata Koc seperti dikutip Sky Sports.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA