Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Pemkot Solo Siapkan 65 Unit Bus Low Deck untuk ASEAN Para Games

Jumat 17 Jun 2022 20:44 WIB

Red: Ratna Puspita

Ilustrasi. Atlet voli duduk National Paralympic Committee (NPC) melakukan persiapan untuk ASEAN Para Games 2022.

Ilustrasi. Atlet voli duduk National Paralympic Committee (NPC) melakukan persiapan untuk ASEAN Para Games 2022.

Foto: ANTARA/Maulana Surya
Bus mulai dioperasionalkan pada Juli bersamaan dengan pelaksanaan ASEAN Para Games.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menyiapkan sebanyak 65 unit bus low deck atau berlantai rendah untuk mendukung pelaksanaan ASEAN Para Games 2022, 26 Juli hingga 6 Agustus. Saat ini, penyediaan bus low deck tersebut sedang dalam proses pembahasan.

"Ini untuk atlet untuk disabilitas. Saat ini, persiapan sudah dilakukan dan kami sudah koordinasi dengan Kementerian Perhubungan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta Hari Prihatno di Solo, Jumat (17/6/2022).

Baca Juga

Bus akan mulai dioperasionalkan pada Juli nanti bersamaan dengan pelaksanaan ASEAN Para Games. "Kalau tiba di Solo belum tahu, ini sedang dalam proses pembahasan," katanya menambahkan.

Untuk bus low deck, lanjut dia, sudah diujicobakan beberapa waktu lalu selama satu bulan. Menurut dia, dari hasil uji coba tersebut bus terbukti tidak hanya ramah kaum disabilitas tetapi juga penumpang lanjut usia.

"Memang perlu perbaikan untuk pemberhentian yang lebih representatif. Sebetulnya itu nggak perlu pakai halte khusus, nggak apa-apa karena kan sudah low deck," katanya.

Usai digunakan atlet ASEAN Para Games, rencananya bus tersebut akan digunakan untuk peremajaan Batik Solo Trans (BST) di koridor 3 dan 4. Selain itu, beberapa di antaranya akan dioperasionalkan di sejumlah koridor lain untuk memfasilitasi penumpang disabilitas.

"Ya dari sisi suspensi, kenyamanan penumpang itu memadai. Termasuk orang tua juga lebih nyaman saat menaiki yang low deck ini," kata Hari menegaskan.

Sebelumnya, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan akan terus mengembangkan operasional BST hingga wilayah aglomerasi, yakni Solo Raya meliputi Klaten, Boyolali, Sukoharjo hingga Karanganyar.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA