Tuesday, 11 Muharram 1444 / 09 August 2022

Intelijen Belanda Gagalkan Upaya Mata-Mata Rusia Menyusup di ICC

Jumat 17 Jun 2022 11:16 WIB

Rep: Rizky Jaramaya / Dwina Agustin/ Red: Esthi Maharani

Gerbang masuk Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag, Belanda.

Foto:
Mata-mata Rusia yang menggunakan identitas palsu sebagai warga Brasil

Ini bukan pertama kalinya mata-mata Rusia mencoba menyusup ke organisasi internasional di Den Haag. Pada 2018, menteri pertahanan Belanda menuduh mata-mata GRU melakukan percobaan kejahatan dunia maya yang menargetkan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, dan penyelidikan internasional atas jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 pada 2014 di wilayah Ukraina timur.  

Penyelidikan mengatakan, pesawat itu dijatuhkan oleh rudal yang ditembakkan ke arah Ukraina dari pangkalan militer Rusia. Rudal itu ditembakkan dari wilayah yang dikendalikan oleh separatis pro-Moskow. Rusia membantah terlibat dalam peristiwa tersebut.

Rusia melancarkan serangan ke Ukraina pada 24 Februari. Menyusul invasi tersebut, Belanda mengusir beberapa orang Rusia yang diyakini terkait dengan spionase.  Belanda mengusir 17 orang  perwira intelijen Rusia yang menyamar sebagai diplomat.

Pada Maret, Jaksa ICC Karim Khan membuka penyelidikan di Ukraina. Pasukan Rusia telah dituduh melakukan kejahatan perang di Ukraina. Selain itu, pengadilan juga sedang menyelidiki dugaan kejahatan yang dilakukan selama Perang Rusia-Georgia 2008. ICC telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk tiga pria yang bertugas di republik Ossetia Selatan, yang didukung Rusia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA