Thursday, 7 Jumadil Awwal 1444 / 01 December 2022

Southgate Berharap Kekalahan Telak dari Hungaria Beri Pelajaran Buat Pemain Inggris

Kamis 16 Jun 2022 14:47 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

 Manajer Inggris Gareth Southgate.

Manajer Inggris Gareth Southgate.

Foto: EPA-EFE/Friedemann Vogel
Inggris bersiap meraih pencapaian lebih baik di Piala Dunia 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Gareth Southgate berharap kekalahan memalukan 0-4 Inggris dari Hungaria pada pertandingan UEFA Nations League bisa membantu timnya dalam jangka panjang. Apalagi, Piala Dunia 2022 akan berlangsung dalam beberapa bulan lagi. 

Tekanan pada Southgate makin tinggi bulan ini setelah Inggris gagal menang dari empat pertandingan internasional UEFA Nations League terakhir. Mereka kalah 0-1 di Hungaria, sebelum bermain imbang dengan Jerman dan Italia. Setelah itu menderita kekalahan kandang terbesar mereka sejak 1928, setelah Hungaria kembali membekuk the Three Lions, kali ini dengan skor lebih besar 4-0 di Stadion Molineux. 

Baca Juga

Namun Southgate membela skuadnya dan berharap itu menjadi pelajaran penting. Menurut Southgate, pemainnya telah memberikan hasil terbaik selama 50 tahun.

Ia mengklaim, berkat kerja keras pemainnya, fan Inggris menikmati periode sepak bola terbaik. Apalagi, mayoritas skuadnya diisi oleh pemain muda dan masih membutuhkan dukungan sepanjang waktu.

"Inilah realitas sepak bola profesional. Tidak semuanya manis dan mudah, dan mereka harus menggunakan pengalaman itu untuk mendorong diri mereka sendiri dan menegaskan diri mereka sendiri. Itu akan membantu mereka dalam jangka panjang,'' kata Southgate, dikutip dari The Athletic, Kamis (16/6/2022).

Meski Inggris mengalami situasi sulit, tapi Southgate menyatakan dirinya tidak gentar dengan kritik yang dihadapi. Ia menegaskan telah berkecimpung di dunia sepak bola selama 35 tahun sehingga paham bagaimana kondisi ini terjadi. Inggris bersiap meraih pencapaian lebih baik di Piala Dunia 2022.

"Saya tahu cara kerjanya dan saya tahu seberapa cepat sesuatu bisa berubah, dan seberapa cepat opini berubah," kata dia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA