Thursday, 18 Rajab 1444 / 09 February 2023

Lokasi Penyembelihan Qurban di Depok Diminta Sediakan Fasilitas Perebusan

Senin 13 Jun 2022 20:10 WIB

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Nur Aini

Hewan kurban (ilustrasi).

Hewan kurban (ilustrasi).

Foto: Antara/M Luthfi Rahman
Fasilitas perebusan untuk memutus rantai penularan PMK lewat hewan qurban

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dinilai perlu menjadi perhatian khusus, terutama bagi panitia kurban saat hari raya Idul Adha 1443 H di Kota Depok. Terdapat beberapa hal yang harus dilengkapi dalam penyediaan fasilitas dan sarana tempat penyembelihan, salah satunya wajib terdapat fasilitas perebusan.

"Untuk memutus rantai penularan PMK, setiap panitia kurban wajib menyediakan fasilitas perebusan," ujar Dosen Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesmavet SKHB IPB University, Hadri Latif, di Webinar Penyelenggaraan Kurban dalam Situasi Wabah PMK yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok, Ahad (12/6/2022).

Baca Juga

Menurut Hadri, beberapa bagian hewan qurban yang wajib direbus meliputi kepala, jeroan, kaki, ekor/ buntut serta tulang. Adapun, perebusan dilakukan minimal 30 menit.

“Hal lain yang juga wajib diperhatikan yaitu tersedianya penampungan limbah. Seperti darah, kotoran, sisa pakan dan lain-lain. Limbah juga tidak boleh keluar dari tempat pemotongan," ujarnya.

Berikutnya, kata Hadri, fasilitas dan sarana lainnya yang perlu disediakan yaitu penampungan hewan, meliputi aspek kesejahteraan hewan. Kemudian, tempat isolasi untuk hewan yang diduga PMK atau sakit.

Jika memungkinkan, perlu disediakan juga fasilitas pemotong bersyarat, fasilitas air bersih yang mencukupi, serta fasilitas dan bahan untuk pembersihan dan disinfeksi kendaraan, peralatan, hewan, limbah maupun orang.

"Terakhir, pisahkan daging dan jeroan pada kantong atau wadah berbeda dan distribusikan daging atau jeroan kurang dari 5 jam," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA