Saturday, 9 Jumadil Awwal 1444 / 03 December 2022

Alasan Stadion GBLA Keukeuh Dipakai Piala Presiden

Senin 13 Jun 2022 03:40 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Israr Itah

Petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) memperbaiki jalan di halaman Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (10/6). Berbagai elemen masyarakat dari berbagai komunitas dan para petugas terkait bergotong-royong membersihkan dan memperbaiki sejumlah fasilitas GBLA. kegiatan tersebut merupakan persiapan jelang turnamen pramusim Piala Presiden 2022.

Petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) memperbaiki jalan di halaman Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (10/6). Berbagai elemen masyarakat dari berbagai komunitas dan para petugas terkait bergotong-royong membersihkan dan memperbaiki sejumlah fasilitas GBLA. kegiatan tersebut merupakan persiapan jelang turnamen pramusim Piala Presiden 2022.

Foto: Edi Yusuf/Republika
Stadion GBLA sudah melewati tahap pemeriksaan sehingga dianggap layak menggelar laga.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDUNG -- Persib Bandung menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung sebagai kandang untuk Piala Presiden 2022. Persib menjadi tuan rumah untuk babak penyisihan Grup C. 

Steering Committee PSSI untuk Piala Presiden, Akhmad Hadian Lukita mengatakan, Stadion GBLA sudah melewati tahap pemeriksaan. Sehingga Stadion GBLA layak untuk dijadikan kandang bagi Persib. Sebelumnya, GBLA sempat lama tak dipakai karena bermasalah.

Baca Juga

"Tentu LOC sudah memeriksa dan saya juga sudah tanya tanya juga. Katanya memang ada beberapa yang sedang diperbaiki. Secara prinsip katanya aman dan saya percaya dengan pernyataan LOC," kata Akhmad, Ahad (12/6/2022). 

Bahkan izin pertandingan baru keluar satu hari sebelum pertandingan. Hal ini pun membuat Persib baru menjual tiket kurang dari 24 jam sebelum pertandingan.

"Tapi memang untuk menghindari hal itu lantai atas tidak boleh dipakai jadi tribun bawah dulu. Izinnya baru dikasih dua pertandingan dulu, nanti dievaluasi dari tim teknis dan tim keamanan," kata Akhmad. 

Sebenarnya pihak otoritas hanya mengizinkan penjualan sebanyak 15 ribu kursi. Namun penumpukan terjadi justru di bagian tribun atas yang seharusnya kosong.

Persib memiliki dua pilihan kandang, yakni Stadion GBLA dan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Akhmad mengklaim pemilihan kandang sepenuhnya dilakukan oleh Persib. 

"Kami kan menunjuk Persib tuan rumah dan terserah Persib mau main di mana. Dua-dua nya dicek dan semuanya dilihat juga jadi oke dua-duanya. Namun yang menentukan itu panpel-nya," kata Akhmad.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA