Sunday, 3 Jumadil Awwal 1444 / 27 November 2022

BPBD Sukabumi Pangkas Belasan Pohon yang Rawan Tumbang

Jumat 10 Jun 2022 16:20 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Nur Aini

Pemangkasan pohon, ilustrasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi memangkas 11 pohon mahoni dan trembesi pada Kamis (9/6/2022).

Pemangkasan pohon, ilustrasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi memangkas 11 pohon mahoni dan trembesi pada Kamis (9/6/2022).

Foto: Republika/Thoudy Badai
Pemangkasan pohon di Sukabumi untuk mengantisipasi cuaca ekstrem

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi memangkas 11 pohon mahoni dan trembesi pada Kamis (9/6/2022). Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang menyebabkan pohon tumbang.

"Kami melaksanakan mitigasi terkait dengan antisipasi cuaca ekstrem berupa kejadian pohon tumbang," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Whardani, Jumat (10/6/2022).

Baca Juga

Langkah itu dilakukan bersama dengan unsur lintas instansi diantaranya Dinas Perhubungan (Dishub), DPUTR, DLH, Telkom, dan PLN. Imran mengatakan, ada sebanyak enam titik lokasi yang dilakukan pemapasan pohon yakni di Jalan Bhayangkara. Lokasi tepatnya di depan kampus Syamsul Ulum 3 pohon Trembesi, di dekat warung nasi ayam goreng dadakan Oyang 1 pohon Mahoni, dan di SAP Express Cabang Sukabumi 3 pohon Trembesi.

Berikutnya, kata Imran, di depan kantor Pengadilan Negeri Sukabumi ada 1 pohon Mahoni, di depan steam mobil Citra Car Wash dan Pelangi Ban 1 pohon Mahoni. Terakhir di depan pintu gerbang ke lapang Setukpa Lemdiklat Polri 2 pohon Mahoni.

Pemangkasan pohon ini, kata Imran, melihat kondisi saat ini sering terjadi cuaca ekstrem yang disebabkan oleh anomali pancaroba yang berubah-ubah. Sehingga BPBD mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan memperhatikan kondisi cuaca dan juga mengupdate perkembangan cuaca.

"Kami juga mengimbau kepada pengguna kendaraan agar selalu berhati-hati ketika terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang diharap untuk menunda perjalanannya,'' ungkap Imran. Selain itu, ketika hujan dalam perjalanan agar mencari tempat aman dan tidak dibawa pohon dan juga bangunan yang tinggi ataupun rawan.

Manager Unit Layanan Pelanggan PT PLN (Persero) Kota Sukabumi, Yusman Arif Rahman menambahkan, dalam kegiatan mitigasi ini PLN memanfaatkan peningkatan keandalan pasokan tenaga listrik. Di mana dalam kegiatan itu, PLN membantu mengamankan dengan cara memberhentikan aliran listrik di ruas Jalan Bhayangkara ini.

"Jadi dihentikan sementara untuk aliran listrik agar kawan-kawan yang bertugas aman,'' kata Yusman. Rencananya aliran listrik yang dihentikan ini mudah-mudahan bisa selesai sesuai jadwal pada Kamis sore.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA