Jumat 10 Jun 2022 13:21 WIB

Buka Rakernas, Wapres Minta Al Washliyah Bantu Pemerintah Tangkal Radikalisme

Al Washliyah sebagai organisasi keagamaan harus memperkuat moderasi beragama.

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Agung Sasongko
Wakil Presiden Ma
Foto: . BPMI/Setwapres
Wakil Presiden Ma

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Wakil Presiden Ma\'ruf Amin membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-1 Al Jam’iyatul Washliyah (Al Washliyah) di Istana Wakil Presiden, Jumat (10/6). Wapres berpesan agar Al Washliyah selalu menjadi mitra pemerintah dalam menangkal nilai-nilai radikalisme dan ekstremisme dalam beragama.  

"Tanamkan toleransi dalam kehidupan masyarakat. Bantulah Pemerintah untuk menangkal nilai-nilai radikalisme dan ekstremisme dalam beragama," ujar Wapres dalam sambutannya.

Baca Juga

Wapres menilai, Al Washliyah sebagai organisasi keagamaan harus memperkuat moderasi beragama dengan ajaran Islam Wasathy atau moderat. Wapres menjelaskan, Islam Wasathy adalah ajaran yang tidak berlebihan juga tidak abai.

Menurutnya, dengan konsep Wasathy, dakwah dilakukan dalam kerangka persatuan dan kesatuan negara.

"Saya ingin Al Jam’iyatul Washliyah selalu menjadi mitra Pemerintah sesuai dengan komitmen kita sebagai shadiqul hukumah dan ini juga dalam MUI sebagai mitra pemerintah, dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya.

Wapres meyakini, Al Jam’iyatul Washliyah sebagai sebagai organisasi berdasarkan paham ahlusunah waljamaah pasti berpikir moderat. Sebab, mendasarkan pemikirannya atas dasar bermajhab tetapi juga secara selektif, tidak meniadakan mazhab dan juga tidak tanpa batas.

"Kalau tidak ada mazhab itu tidak ada frame, tidak ada kerangkanya, tidak bermazhab itu berbahaya," ungkapnya.

Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah Masyhuril Khamis menyampaikan terima kasihnya kepada Wapres yang berkenan membuka Rakernas ke-1 Al Washliyah yang akan dihadiri sebanyak 300 peserta dari seluruh tanah air dan perwakilan luar negeri.

Dalam Rakernas ini akan membahas beberapa isu penting terutama  adalah transformasi bidang keorganisasian dan bidang pendidikan sesuai tema yakni Transformasi dan Kolaborasi Organisasi Menuju Al Washliyah Maju dan Modern.

Pengurus Besar Al Washliyah menilai isu pendidikan sangat penting dibahas karena pendidikan adalah faktor utama yang akan memajukan bangsa. Al Washliyah merupakan organisasi yang bergerak dalam bidang dakwah, pendidikan dan sosial. Al Washliyah bukanlah organisasi politik, dan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun.

"Maka memajukan pendidikan, menjaga moral bangsa dan pengentasan kemiskinan menjadi domain utama organisasi Al Washliyah," kata Masyhuril dalam siaran persnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement