Thursday, 3 Rabiul Awwal 1444 / 29 September 2022

Polisi Tangkap Pria Bersenjata yang Ancam akan Bunuh Hakim Mahkamah Agung AS

Kamis 09 Jun 2022 07:49 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha

Rekaman TKP mengelilingi Robb Elementary School setelah penembakan massal di Uvalde, Texas, 25 Mei 2022. Seorang pria ditangkap karena mengancam akan membunuh hakim.

Rekaman TKP mengelilingi Robb Elementary School setelah penembakan massal di Uvalde, Texas, 25 Mei 2022. Seorang pria ditangkap karena mengancam akan membunuh hakim.

Foto: AP/Jae C. Hong
Pelaku meyakini hakim memilih untuk melonggarkan undang-undang kontrol senjata.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Seorang pria yang membawa pistol, pisau dan kabel ties ditangkap pada Rabu (8/6/2022) di dekat rumah Hakim Brett Kavanaugh di Maryland. Pria itu mengancam akan membunuh hakim.

Nicholas John Roske (26 tahun) yang berasal dari Simi Valley, California, didakwa dengan percobaan pembunuhan seorang hakim Mahkamah Agung. Selama sidang pengadilan, dia setuju untuk tetap berada dalam tahanan federal untuk saat ini.

Baca Juga

Roske berpakaian serba hitam ketika tiba dengan taksi tepat setelah jam 1 pagi di luar rumah Kavanaugh di pinggiran kota Washington. Dia membawa pistol Glock 17, amunisi, pisau, kabel ties, semprotan merica, lakban, dan barang-barang lainnya. Roske mengatakan kepada polisi bahwa, dia akan menggunakan barang-barang tersebut untuk masuk ke rumah Kavanaugh dan membunuhnya.

Roske mengatakan, dia membeli senjata itu untuk membunuh Kavanaugh. Kemudian setelah itu, dia akan bunuh diri. Roske mengatakan kepada polisi bahwa, dia kecewa dengan bocoran draf opini yang menunjukkan bahwa Mahkamah Agung akan mengesampingkan Roe V Wade, dalam kasus aborsi penting. 

Roske juga mengatakan, dia sangat marah dengan peristiwa penembakan massal di Robb Elementary School, Uvalde, Texas. Dia percaya Kavanaugh akan memilih untuk melonggarkan undang-undang kontrol senjata.

Ketika turun dari taksi, Roske ditemukan oleh dua US Marshals yang merupakan bagian dari keamanan 24 jam di kediaman hakim. Dua anggota US Marshals tersebut dikerahkan untuk mengamankan kediaman para hakim menyusul kebocoran draft opini bulan lalu.  

Roske ditangkap setelah dia menelepon 911 di Montgomery County, Maryland. Kepada 911, Roske mengatakan bahwa dia memiliki pikiran untuk bunuh diri dan berencana membunuh Kavanaugh. Dia mencari alamat Kavanaugh melalui internet. Roske masih di telepon ketika polisi Montgomery County tiba di tempat kejadian.

 

sumber : AP
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA