Thursday, 20 Muharram 1444 / 18 August 2022

Kongres Halal Internasional Diharapkan Dorong Pertumbuhan Wisata Belitung

Kamis 09 Jun 2022 03:40 WIB

Red: Ani Nursalikah

Foto udara wisatawan berlibur di Pantai Tanjung Tinggi, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (21/5/2022). Pantai yang memiliki batu Meteorit (Tektit/Satam) menjadi daya tarik wisatawan berkunjung pada hari libur. Kongres Halal Internasional Diharapkan Dorong Pertumbuhan Wisata Belitung

Foto udara wisatawan berlibur di Pantai Tanjung Tinggi, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (21/5/2022). Pantai yang memiliki batu Meteorit (Tektit/Satam) menjadi daya tarik wisatawan berkunjung pada hari libur. Kongres Halal Internasional Diharapkan Dorong Pertumbuhan Wisata Belitung

Foto: ANTARA/Fakhri Hermansyah
MUI Bangka Belitung menggelar kongres halal internasional pada 14-18 Juni 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, SUNGAILIAT -- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung Rismy Wira Madonna berpendapat kongres halal Internasional yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) provinsi mampu mendorong pertumbuhan sektor kepariwisataan daerah setempat.

Hal itu disampaikan menanggapi agenda kongres halal Internasional yang diselenggarakan MUI Bangka Belitung pada 14 hingga 18 Juni 2022. Kongres tersebut diikuti sejumlah negara Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan negara tetangga dengan peserta lebih kurang 450 orang, termasuk peserta perwakilan MUI dari 34 provinsi di Indonesia.

Baca Juga

"Beberapa peserta kongres dijadwalkan akan menginap di hotel Tanjung Pesona Sungailiat, dilanjutkan mengunjungi galeri produk UMKM halal di galeri Rafika Duri," jelasnya, Rabu (8/6/2022).

Sektor pariwisata di Kabupaten Bangka didukung dengan meningkatnya produk olahan UMKM yang berkualitas. Hal itu, kata Rismy, menjadi tawaran tersendiri bagi peserta kongres halal dari berbagai negara untuk menikmatinya.

Rismy berharap peserta kongres halal yang berkesempatan berkunjung di daerahnya dapat mempromosikan kembali keindahan pariwisata yang dimiliki Kabupaten Bangka kepada warga di negara masing-masing. "Saya menginginkan dari kunjungan peserta kongres tersebut memberikan dampak positif bagi meningkatnya kunjungan wisatawan yang berkelanjutan baik wisatawan dalam negeri maupun wisatawan mancanegara," jelasnya.

Puluhan objek wisata di Kabupaten Bangka cukup eksotis yang layak menjadi rujukan wisatawan mancanegara untuk berlibur. Berdasarkan data Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terhitung sejak 2021 sampai akhir Februari 2022, berhasil menerbitkan 2.224 sertifikat halal meliputi industri pengolahan, restoran, hotel, rumah potong hewan, dan sejumlah usaha masyarakat.

Sertifikat halal diatur dalam undang-undang nomor 33 tahun 2014, yang menegaskan produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Pemerintah bertanggung jawab dalam menyelenggarakan Jaminan Produk Halal (JPH).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA