Rabu 08 Jun 2022 14:22 WIB

10 Pesepak Bola dengan Caps Terbanyak di Timnas Jerman, Dua Masih Bermain

Thomas Mueller dan Manuel Neuer masih dipercaya membela timnas Jerman.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Pemain timnas Jerman Thomas Mueller.
Foto: EPA-EFE/Friedemann Vogel
Pemain timnas Jerman Thomas Mueller.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jerman merupakan salah satu kekuatan sepak bola dunia. Banyak pemain besar yang dilahirkan Tim Panser sejak dulu hingga sekarang. Seringnya Jerman tampil di final kejuaraan besar otomatis membuat para pemainnya juga menjadi lebih banyak bertanding sehingga mengantongi catatan caps tinggi.

Laman resmi Bundesiga mencatat 10 pemain dengan caps terbanyak di timnas Jerman. Berikut ini daftarnya: 

Baca Juga

1 Lothar Matthaeus (150)

Istilah legenda banyak dilontarkan dalam sepak bola yang terkadang menimbulkan perdebatan apakah sosok yang diberikan status tersebut layak atau tidak menerimanya. Untuk Matthaeus, tidak ada keraguan bahwa gelar tersebut pantas untuknya.  

Selain tujuh gelar Bundesliga bersama Bayern Muenchen dan satu Scudetto bersama Inter Milan, ia adalah orang Jerman pertama dalam satu dekade yang dianugerahi Ballon d'Or.  

Gelar tahun 1990 itu datang setelah menjadi kapten Die Mannschaft untuk keberhasilan menjuarai Piala Dunia 1990 di Italia. Itu adalah yang ketiga yang membuat rekor tampil pada lima putaran final Piala Dunia, mulai dari 1982 hingga 1998. 

Dari 150 caps-nya, 25 datang di Piala Dunia, yang merupakan rekor penampilan di turnamen tersebut.  Dia juga bermain di empat Piala Eropa, memenangkan yang pertama (lagi-lagi di Italia) pada 1980. Bahkan, dia membuat debut internasionalnya di turnamen itu.  

Karier 20 tahun mewakili negaranya, yang mencakup 23 gol, berakhir di Euro 2000 melawan Portugal. Dia merupakan pemain dan pencetak gol tertua dalam sejarah timnas Jerman.

Miroslav Klose (137)

Karier Klose aneh karena dia jauh lebih produktif untuk negaranya daripada klubnya. Sstriker bahkan tidak harus bermain untuk Jerman, karena Polandia, negara kelahirannya, juga tertarik setelah penampilan yang konsisten untuk Kaiserslautern.  

Laga pertamanya datang pada Maret 2001 melawan Albania. Ia mencetak gol saat tampil dari bangku cadangan dan merayakannya dengan gerakan flip ke depan.  

Dia kemudian akan menjadi bagian dari skuad yang finis kedua di Piala Dunia 2002 dan mencetak lima gol (sundulan) untuk mendapatkan Sepatu Perak. Mencetak gol di Piala Dunia menjadi keahliannya, memenangkan Sepatu Emas pada Piala 2006 di Jerman dengan lima gol lainnya. Ia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Piala Dunia dengan 16 gol sekaigus pemain ketiga yang mencetak gol di empat turnamen final yang berbeda.  

Pertandingan terakhirnya adalah kemenangan di final Piala Dunia 2014 di Rio de Janeiro, berakhir dengan rekor nasional 71 gol, tiga lebih banyak dari Gerd Muller yang melakoni dia kali lipat jumlah pertandingan yang dimainkan Klose.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement