Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Hujan Deras, Lima Titik di Kota Sukabumi Diterjang Longsor Hingga Pohon Tumbang

Senin 06 Jun 2022 21:16 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Teguh Firmansyah

Longsor Sukabumi (ilustrasi).

Longsor Sukabumi (ilustrasi).

Foto: Antara/Budiyanto
Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Sebanyak lima titik di Kota Sukabumi diterjang bencana longsor, genangan air, dan pohon tumbang, Senin (6/6/2022) sore. Dampaknya sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat bencana.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menyebutkan, bencana tersebut terjadi di Kecamatan Baros, Warudoyonh, dan Lembursitu. '' Hujan deras yang mengguyur wilayah Sukabumi menyebabkan bencana di lima titik,'' ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani kepada wartawan, Senin (6/6/2022) malam.

Baca Juga

Titik pertama bencana yakni di Kampung Kebon Manggu RT 03 RW 05 Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Di lokasi itu ada dapur rumah warga roboh atas nama Ibu Eet Fatimah.

Lokasi bencana kedua di RT 02 RW 04, Cikundul Hilir, Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu. Di tempat tersebut rumah warga atas nama Rosani roboh akibat longsor.

Berikutnya lanjut Imran, bencana talud atau tebing longsor di RT 02 RW 07 Kelurahan/Kecamatan Baros. Lokasi bencana tepatnya di Jalan Raya Baros 200 meter sebelum Terminal Jubleg.

Imran menuturkan, bencana lainnya yakni pohon tumbang di RT 02 RW 05 Perum Cikundul Resident Kelurahan Cikundul, Kecamatan Baros. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa.

Terakhir, ungkap Imran, adanya genangan air di Jalan Baros, Jembatan Cibeureum Kecamatan Baros. '' Para petugas telah dikerahkan ke lokasi bencana untuk melakukan penanganan,'' cetus dia.

Misalnya petugas dikerahkan untuk mengatasi genangan air di Jembatan Cibeureum Baros. Di mana petugas BPBD membersihkan sampah di sekitar jembatan untuk melancarkan aliran air.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA