Wednesday, 13 Jumadil Awwal 1444 / 07 December 2022

Bendera dari Medan Perang Jadi Penyemangat Timnas Ukraina di Laga Vs Wales

Ahad 05 Jun 2022 20:10 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Seorang wanita meletakkan tangannya di punggung seorang anak yang terbungkus bendera Ukraina selama protes terhadap perang Rusia di Ukraina, di depan kedutaan Rusia di Bucharest, Rumania, beberapa waktu lalu.

Seorang wanita meletakkan tangannya di punggung seorang anak yang terbungkus bendera Ukraina selama protes terhadap perang Rusia di Ukraina, di depan kedutaan Rusia di Bucharest, Rumania, beberapa waktu lalu.

Foto: AP/Andreea Alexandru
Jika menang melawan Wales, Ukraina dipastikan lolos ke Piala Dunia 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, CARDIFF -- Ukraina tinggal selangkah lagi menuju putaran final Piala Dunia 2022. Kendati negara pecahan Uni Soviet itu tengah berada dalam pusaran konflik militer dengan Rusia, The Yellow and Blue, julukan Timnas Ukraina, terbukti masih mampu tampil kompetitif di atas lapangan hijau. 

Ukraina sukses membungkam Skotlandia, 3-1, dalam babak final play-off kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa, awal pekan ini. Kemenangan di laga kompetitif perdana Ukraina sejak pertengahan November silam itu membawa tim besutan Oleksandr Petrakov itu ke partai final play-off kualifikasi Piala Dunia 2022. 

Di partai penentuan pemegang tiket terakhir ke Qatar 2022 itu, Ukraina akan melawat ke markas Wales di Stadion Cardiff City, Cardiff, Ahad (5/6/2022) malam WIB. Pelatih Ukraina, Oleksandr Petrakov, pun berharap, anak-anak asuhnya tidak kehilangan momentum usai kemenangan atas Skotlandia. Petrakov pun mengakui, pasca kemenangan atas Skotlandia tersebut, sejumlah penggawa Ukraina sempat berkirim surat dengan para tentara Ukraina di medan perang. 

Sebagai balasannya, para tentara Ukraina telah mengirim bendera yang mereka gunakan di medan perang kepada Timnas Ukraina. Rencananya, bendera dari medan perang itu akan dikibarkan di dalam ruang ganti pemain Ukraina di laga kontra Wales. Langkah ini diharapkan bisa menjadi motivasi dan menambah semangat para penggawa Ukraina di laga tersebut. 

''Tim kami menulis surat kepada para prajurit. Mereka juga mendapatkan bendera dari medan perang, yang akan kami kibarkan di ruang ganti. Situasi di Ukraina sangat sulit dan tidak semua orang bisa menyaksikan siarang langsung pertandingan ini. Namun, kami akan berkonsentrasi penuh dan berusaha tampil semaksimal mungkin,'' ujar Petrakov seperti dilansir PA, Ahad. 

Kabarnya, Federasi Sepak Bola Wales telah memberikan 100 tiket gratis laga ini kepada pengungsi Ukraina, yang berada di Wales. Setidaknya 3.500 pendukung Ukraina diprediksi akan hadir secara langsung di Stadion Cardiff City. 

Gelandang timnas Ukraina, Oleksandr Karavaev, mengakui, kemenangan atas Skotlandia terasa begitu emosional buat Timnas Ukraina, terutama menilik kondisi peperangan yang tengah berkecamuk di sebagian besar wilayah Ukraina. Kendati begitu, Karavaev menegaskan, kemenangan itu tidak akan berarti apa-apa apabila The Yellow and Blue gagal melewati adangan Wales. 

''Laga kontra Skotlandia sangat emosional buat kami. Namun, kami tahu, laga kontra Wales akan menjadi laga terpenting untuk kami. Kami akan melakukan apapun untuk bisa memperbesar kemungkinan untuk menang di laga ini,'' ujar Karavaev.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA