Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Menilik Strategi Sukses Real Madrid Menggaet Pemain Gratisan

Jumat 03 Jun 2022 18:10 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Muhammad Akbar

Pemain Real Madrid David Alaba merayakan setelah mencetak gol pertama timnya pada pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Real Madrid di stadion Camp Nou di Barcelona, ??Spanyol, Ahad (24/10) malam WIB.

Pemain Real Madrid David Alaba merayakan setelah mencetak gol pertama timnya pada pertandingan sepak bola La Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Real Madrid di stadion Camp Nou di Barcelona, ??Spanyol, Ahad (24/10) malam WIB.

Foto: AP/Joan Monfort
Madrid terbukti berhasil merekrut dua pemain dengan status bebas transfer.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID --Real Madrid kembali menerapkan strategi transfer yang cukup sukses tahun lalu, ketika mendatangkan David Alaba.

Pemain internasional Austria itu memenuhi ekspektasi tinggi di musim pertamanya. Kini, Los Blancos berharap bisa mengulang kesuksesan itu saat mendatangkan Antonio Rudiger.

Bisa dikatakan, Madrid tidak mengambil taruhan besar saat menggaet Alaba dari Bayern Muenchen. Keduanya bermain di klub papan atas dan memenangkan penghargaan Eropa sebelum bergabung dengan klub Spanyol ini.

Alaba pernah dua kali memenangkan Liga Champions bersama the Bavarians. Sementara Rudiger telah memenangkannya bersama Chelsea pada musim 2020/21.

Dikutip dari Marca, Jumat (3/6), Madrid terbukti berhasil merekrut dua pemain dengan status bebas transfer. Walaupun bukan berarti operasi tersebut tanpa biaya sama sekali. Pemain top yang meninggalkan klub di akhir kontrak mereka, menerima bonus yang cukup besar.

Alaba sendiri mendapatkan hampir 18 juta euro dari kesepakatan yang ada. Artinya, ia tidak pindah ke Santiago Bernabeu secara gratis, melainkan hanya jauh di bawah harga pasarnya, yakni sebesar 60-65 juta euro.

Sementara harga pasar Rudiger disebut sekitar 50 juta euro. Madrid memilih fokus pada pemain gratis, karena volatilitasnya tidak seperti klub yang dimiliki oleh negara, macam Paris Saint-Germain atau Manchester City.

Hal ini juga yang menyebabkan Madrid beralih pada pemain muda, yang terbukti sukses musim lalu. Vinicius, Federico Valverde dan Rodrygo, memainkan peran kunci saat Madrid menjuarai La Liga Spanyol dan Liga Champions musim ini. Memang tidak gratis.

Vinicius dan Rodrygo masing-masing menelan biaya sekitar 45 juta euro. Sementara Valverde hanya 5 juta euro. Tapi angka itu terbilang kecil untuk klub sekelas Real Madrid.

Namun operasi skuad asuhan Carlo Ancelotti mencari pemain gratisan tidak selalu sukses. Target terbesar mereka adalah Kylian Mbappe.

Bahkan sebelum kontrak Mbappe habis akhir musim ini, Madrid siap mengeluarkan 200 juta euro pada musim panas tahun lalu, yang kemudian ditolak oleh PSG.

Setelah dikabarkan hampir sukses mendapatkan tanda tangan Mbappe, PSG berhasil membujuk pemain internasional Prancis itu memperpanjang kontraknya akhir musim ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA