Tuesday, 12 Jumadil Awwal 1444 / 06 December 2022

Ustaz Adi Hidayat Anjurkan Kang Emil dan Keluarga Baca Surah Al-An'am

Kamis 02 Jun 2022 01:21 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Ustazd Adi Hidayat/

Ustazd Adi Hidayat/

Foto: Republika/Putra M. Akbar
UAH ajak umat Muslim berdoa agar mereka yang diuji diberi kekuatan ekstra.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengajak masyarakat untuk mengalirkan doa bagi putra sulung Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil, yaitu Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril, yang terseret arus saat berenang di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, Kamis (26/5/2022). Dia juga meminta masyarakat untuk terus menghadirkan empati kepada pihak yang terkena musibah.

"Terkhusus untuk Gubernur Jawa Barat Bapak Ridwan Kamil (Kang Emil), tengah diuji melalui salah satu putra beliau tercinta yang kita ketahui bersama mendapatkan musibah di wilayah Sungai Aare di Swiss," kata UAH melalui channel Youtube-nya, seperti dilihat di Kota Bandung, Provinsi Jabar, Rabu (1/6/2022).

UAH mengajak semua umat Muslim di Indonesia untuk meluangkan waktu sejenak berdoa memohon kepada Allah SWT, agar mereka yang tengah diuji dengan musibah diberikan kesabaran dan kekuatan ekstra, bahkan keikhlasan di dalam jiwa. Dia pun mendoakan agar Eril mendapatkan takdir terbaik dari Allah SWT sekaligus keluarga diberikan kekuatan terbaik, dalam ikhtiar proses pencarian korban.

"Semoga Allah memberi kekuatan lebih, kebahagiaan terdalam dan memberikan kecerahan hikmah di balik setiap musibah. Semoga Allah SWT memberikan segala takdir terbaik untuk adinda Eril," kata alumnus Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Garut tersebut.

Menurut UAH, upaya baik harus dihadirkan agar Eril mendapatkan takdir yang baik pula. "Saya berharap, setiap orang mengembangkan empati pada pihak yang terkena musibah. Agar tidak menghadirkan satu upaya yang menjauhkan pada takdir baik," kata UAH.

Kepada keluarga, UAH pun menganjurkan untuk sering membacakan Surat Al Fatihah dan Al An'am Ayat ke-59 selama proses pencarian Eril. Dia menjelaskan, surat tersebut harus sering dibaca sebagai salah satu bentuk ikhtiar untuk keselamatan Eril. Dalam proses pencarian, sambung dia, pihak keluarga juga intens berkomunikasi dan meminta pendapat dari para ulama.

Komunikasi dilakukan mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar hingga UAH. Kakak Kandung Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman mengatakan, pihaknya berkonsultasi dengan ulama guna mengetahui apa yang seharusnya dilakukan sesuai dengan syariat Islam terkait kondisi Eril yang masih belum ditemukan.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA