Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Mobil Pikap Terjun ke Laut Usai Alami Kecelakan, Lima Penumpang Hilang

Ahad 29 May 2022 09:30 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Garis Polisi (ilustrasi)

Garis Polisi (ilustrasi)

Foto: Antara/Jafkhairi
Tim SAR masih mencari penumpang yang hilang.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Satu unit mobil pikap dengan lima penumpang berikut sopir, terjun ke laut di kawasan Sungai Barameh, Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Ahad dinihari sekitar pukul 03.30 WIB. Mobil terjut ke laut setelah bertabrakan dengan kendaraan lain.

Dalam peristiwa yang terjadi di Jalan Raya Padang-Painan itu sang sopir Agustinus (41) beserta saudaranya Suki Artulo (60) berhasil selamat setelah sempat terjun ke laut. Sementara lima penumpang lainnya masih dalam pencarian Basarnas Padang.

Baca Juga

"Telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara mobil pikap dengan mobil jeep feroza, akibat kecelakaan tersebut mobil pikap terjun ke jurang," kata Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Padang Ipda Arisman, di Padang, Ahad.

Ia mengatakan untuk data sementara dari dua yang selamat, hanya ada sang sopir pikap yang mengalami luka-luka. Berdasarkan keterangan pengemudi pikap Agustinus diketahui mobil itu membawa lima orang penumpang termasuk dirinya.

"Berdasarkan keterangan dari sang sopir itu maka tim gabungan dari instansi terkait masih mencari penumpang lain di mobil pikap," jelasnya.

Mobil pikap hitam dengan nomor polisi BA 8087 BY tersebut terjun ke laut dengan ketinggian sekitar 10 meter, kondisinya mengalami rusak parah serta kaca pecah. Sementara untuk mobil jeep feroza telah dievakuasi oleh tim Unit Gakkum Satlantas Polresta Padang dari lokasi kejadian.

Sementara mobil pikap telah berhasil diangkat oleh crane dari laut sekitar pukul 06.19 WIB, untuk dievakuasi dari lokasi kejadian.Kecelakaan serta proses evakuasi mobil pikup tersebut sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di lokasi  yang merupakan jalan lintas Sumatera.

Petugas Kepolisian tampak mengatur lalu lintas di lokasi demi memastikan kelancaran arus, serta memberlakukan sistem buka-tutup.Sementara tim dari Basarnas Padang sampai saat ini masih melakukan pencarian di lokasi perairan setempat untuk mencari korban.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA