Sunday, 16 Muharram 1444 / 14 August 2022

Premier Top Gun: Maverick, Jon Hamm Belajar Aturan Menyapa Bangsawan Inggris

Jumat 27 May 2022 16:20 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Aktor Jon Hamm (kiri) menjabat tangan Duchess of Cambridge Kate Middleton saat Royal Film Performance Top Gun: Maverick di Leicester Square Gardens, London, Inggris, 19 Mei 2022.

Aktor Jon Hamm (kiri) menjabat tangan Duchess of Cambridge Kate Middleton saat Royal Film Performance Top Gun: Maverick di Leicester Square Gardens, London, Inggris, 19 Mei 2022.

Foto: EPA-EFE/TOLGA AKMEN
Jon Hamm mengaku belajar aturan menyapa keluarga bangsawan Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Aktor Jon Hamm mempelajari sejumlah aturan unik saat berjumpa Pangeran William dan sang istri, Kate Middleton. Hamm bertemu pasangan dari Kerajaan Inggris tersebut pada pemutaran perdana film Top Gun: Maverick di London, Inggris.

Pemeran 51 tahun itu menyampaikan kesannya bertatap muka langsung dengan Middleton dan Pangeran William ketika menjadi bintang tamu The Tonight Show with Jimmy Fallon. Hamm menyebutkan bahwa ada sejumlah pedoman yang perlu diterapkan saat menyapa mereka.

Baca Juga

Pada pemutaran perdana film, Middleton mengenakan gaun hitam rancangan Roland Mouret bergaya/off-the-shoulder. William yang juga seorang pilot helikopter Angkatan Udara Kerajaan Inggris tampil dengan tuksedo hitam klasik dan dasi kupu-kupu.

Hal yang membuat Hamm terkesan ialah sepatu kustom Pangeran William yang bersulam F-18 Super Hornet. Pemeran Vice Admiral Beau "Cyclone" Simpson itu menceritakan bahwa lawan mainnya di Top Gun: Maverick, Miles Teller, terpesona oleh mata Duke of Cambridge yang berwarna sangat biru dan "menghanyutkan".

"Saya tidak berpikir kami diizinkan untuk menatap matanya," ungkap Hamm, dikutip dari laman People, Jumat (27/5/2022).

Dalam penampilan terpisah di Live with Kelly and Ryan, Hamm mengaku sedikit cemas dengan deretan aturan menyapa bangsawan yang harus diikuti. Misalnya, harus memanggil dengan sebutan "Yang Mulia", tetapi boleh hanya menyebut nama jika sang bangsawan sudah menawarkannya.

"Tetapi Anda tidak dapat melakukannya terlebih dahulu. Dan Anda tidak dapat mengulurkan tangan Anda, mereka harus menawarkan tangan mereka. Kemudian Anda harus membungkuk, tetapi Anda tidak dapat membungkuk terlalu rendah," ungkap Hamm.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA