Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

Pengamat: Duet Ganjar-Erick Dapat Sinyal Dukungan

Jumat 27 May 2022 14:08 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Agus Yulianto

Verdy Firmantoro menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberi sinyal dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Badan BUMN Erick Thohir untuk maju pada Pilpres 2024 nanti.

Verdy Firmantoro menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberi sinyal dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Badan BUMN Erick Thohir untuk maju pada Pilpres 2024 nanti.

Foto: Istimewa
Sinyal dukungan itu ditunjukkan Presiden Jokowi pada dua acara berbeda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat politik Indopol Verdy Firmantoro menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberi sinyal dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Badan BUMN Erick Thohir untuk maju pada Pilpres 2024 nanti. Sinyal dukungan itu ditunjukkan Presiden Jokowi pada dua acara berbeda.

Sinyal dukungan Jokowi kepada Ganjar diperlihatkan ketika memberi arahan pada Rakernas organ relawan pendukung Jokowi, Projo beberapa waktu lalu. Kalimat kunci dari arahan Jokowi untuk mendukung Ganjar Pranowo ketika itu adalah adalah "Ojo kesusu, meskipun yang kita dukung bisa jadi ada di sini."

Menurut pengamat politik Indopol, Verdy Firmantoro dalam keterangannya Rabu 25 Mei 2022, kalimat dari Presiden Jokowi itu diarahkan kepada Ganjar Pranowo.

Sementara sinyal dukungan kepada Erick Thohir, menurut Verdy Firmantoro, diperlihatkan pada acara halal bilahal seusai Lebaran di Istana Tampaksiring, Bali awal Mei lalu. 

"Tidak mungkin Presiden Jokowi secara vulgar memberikan dukungan. Juga tidak mungkin mendukung yang tak berpotensi meraih kemenangan dan meneruskan cita-citanya," jelas Verdy dalam keterangannya, Rabu (25/5).

Sinyal dukungan dari Jokowi terhadap Ganjar Pranowo-Erick Thohir itu kemudian diperkuat lagi oleh gerakan relawan pendukung mereka di lapangan. Deklarasi dukungan untuk pasangan ini maju bersama pada Pilpres 2024 semakin massif dilakukan di berbagai daerah.

Belum lagi hasil sejumlah survei terhadap duet Ganjar Pranowo-Erick Thohir memiliki tingkat elektabilitasi cukup tinggi dan berpotensi memenangi Pilpres 2024. Selain itu, hampir semua lembaga survei menempatkan elektabilitas Ganjar Pranowo paling tinggi, sedangkan elektabilitas Erick Thohir terus menanjak dan potensial menjadi kuda hitam.

Keunggulan lain bila Ganjar Pranowo memilih Erick Thohir, kata Verdy Firmantoro, adalah kelincahan gerakan Erick Thohir dalam "mempromosikan" dirinya ke publik beberapa waktu terakhir. Juga, Ganjar Pranowo yang mewakili kelompok nasionalis akan disempurnakan oleh Erick Thohir yang mewakili Islam Nahdlatul Ulama.

"Suka atau tidak, duet Ganjar Pranowo-Erick Thohir dinilai masuk dalam simulasi lembaga survei lantaran keduanya seorang profesional. Selain itu, mereka dianggap mampu memaksimalkan media sosial sebagai alat kampanye jelang Pilpres 2024 mendatang," ucap Verdy. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA