Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Casillas: Perjalanan Real Madrid tak Berarti Apa-Apa tanpa Trofi Liga Champions

Jumat 27 May 2022 10:59 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Mantan kiper Rea Madrid Iker Casillas

Mantan kiper Rea Madrid Iker Casillas

Foto: PA-EFE/Peter Powell
Menurut Casillas, perjalanan fantastis Madrid baru lengkap jika juara Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Legenda Real Madrid Iker Casillas menyatakan, Los Blancos harus memenangkan trofi Liga Champions musim ini. Kemenangan akan melengkapi perjalanan sensasional Madrid menyingkirkan Paris Saint-Germain (PSG), Chelsea, dan Manchester City.

Casillas mengibaratkan juara Liga Champions seperti sebuah ceri yang terletak di atas kue tar. Di mata Casillas, kemenangan dramatis Madrid atas tiga tim itu di babak gugur sangat baik.

Baca Juga

"Namun sekarang Anda harus mengamankannya. Kita kehilangan ceri. Jika Anda tidak mengamankan ceri itu, kuenya tidak akan lengkap, bukan? Jika piala tidak sampai di lemari, tidak ada yang akan mengingat apa yang terjadi dengan PSG, Chelsea, dan Manchester City. Agar mendebarkan, itu harus sampai akhir, dengan hadiahnya," kata Casillas kepada Marca, dikutip dari Football Espana, Jumat (27/5/2022).

Casillas paham betapa Madrid harus dituntut menjadi yang terbaik, terutama di Liga Champions, karena pernah menjadi bagian sejarah Los Blancos. Casillas sudah tiga kali juara Liga Champions bersama Los Blancos, terakhir kali delapan tahun lalu saat Madrid dilatih Carlo Ancelotti pada periode pertamanya.

Di mata Casilla, final yang mempertemukan Madrid dan Liverpool merupakan representasi adil dari dua kubu terbaik Eropa.

"Real Madrid dan Liverpool adalah dua tim terbaik di dunia saat ini dan mereka pantas mendapatkan final ini. Masing-masing dengan pemain dan gaya mereka, tidak bisa melakukan kesalahan. Saya pikir itulah kuncinya, melakukan sedikit kesalahan, menjadi praktis dan cerdas," katanya.

Real Madrid hanya kalah 3 kali dari 16 final sejak era Piala Eropa, hingga namanya berubah menjadi Liga Champions, yang mereka mainkan. Kekalahan terakhir mereka kebetulan melawan Liverpool. Namun itu terjadi 41 tahun yang lalu.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA