Wednesday, 30 Zulqaidah 1443 / 29 June 2022

Lima Cara Menabung Saham dengan Gaji UMR

Kamis 26 May 2022 21:45 WIB

Rep: cermati.com/ Red: cermati.com

Cermati

Cermati

Alokasikanlah sejumlah dana tetap dari gaji untuk kebutuhan investasi ini.

Saham merupakan salah satu instrumen investasi yang memiliki potensi keuntungan besar. Harganya yang fluktuatif bisa saja membuat keuntungan investasi ini berlipat ganda. 

Hal tersebut juga tentu dibarengi risiko yang sama besarnya. Namun kebanyakan orang selalu beranggapan, investasi saham akan membutuhkan modal yang cukup besar, sehingga tak semua orang bisa memilikinya dengan mudah.

Penghasilan yang minim bukan alasan untuk tidak membeli saham, sebab saat ini semua itu sudah mungkin dilakukan. Akses investasi yang lebih mudah dan juga sistem yang tepat sejak awal akan membuat investasi saham mungkin dilakukan dengan gaji UMR. 

Berikut ini adalah beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan untuk menabung saham dengan gaji UMR: 

 

1. Alokasikan sebagian Gaji secara Rutin

Menabung Saham

Jika ingin membeli saham, maka tentu harus ada dananya terlebih dahulu. Sepintas hal ini mungkin akan terasa sulit jika hanya mengandalkan gaji UMR saja. Namun bila disiasati dengan tepat, maka ini bisa saja menjadi hal yang jauh lebih mudah. 

Alokasikanlah sejumlah dana tetap dari gaji untuk kebutuhan investasi ini. Idealnya, alokasikan 10%-20% gaji secara rutin ke dalam rekening investasi. Pisahkan dan simpan uang ini dalam rekening khusus, agar tidak sampai tercampur dan terpakai untuk kebutuhan lain. 

Lakukan hal yang sama ketika menerima bonus dan juga THR, atau bahkan penghasilan lainnya (sampingan) di dalam keuangan. Jika dilakukan secara konsisten setiap bulannya, maka dana yang bisa diinvestasikan ke dalam saham ini akan cukup besar. 

2. Gunakan Sistem Dollar Cost Averaging (DCA)

Hindari untuk menabung saham sesekali saja atau bahkan hanya beberapa kali dalam setahun. Jika ingin hasil yang maksimal, lakukan investasi rutin setiap bulannya dengan menggunakan 10-20 persen penghasilan yang didapatkan. 

Pada awalnya hal ini mungkin terasa sulit dan cukup berat. Namun jika sudah dilakukan sebagai kebiasaan, ini akan jauh lebih mudah dan terasa menyenangkan. 

Gunakan sistem DCA dalam melakukan investasi saham, di mana secara rutin setiap bulannya sejumlah dana (dalam jumlah yang sama) dialokasikan ke dalam investasi saham. 

Pembelian saham ini akan memungkinkan investor mendapatkan keuntungan yang maksimal untuk jangka panjang, baik itu dari capital gain maupun deviden yang akan didapatkan dari perusahaan tersebut. 

Baca Juga:  Investasi Saham? Simak 6 Tips Ini Biar Untung

3. Pilih Saham Perbankan

Daftar Saham

Hindari membeli saham-saham yang beresiko dan bisa menimbulkan kerugian cukup besar. Sebagai pemula, sangat disarankan untuk bermain aman saja dan jeli dalam memilih saham yang akan dibeli. Pilihlah saham-saham perbankan, sebab saham ini terbilang aman dan juga stabil. 

Bukan hanya menghindari resiko investasi saja, namun saham perbankan juga akan memungkinkan investor pemula mendapatkan potensi keuntungan yang terbilang cukup besar. Ini tentu akan menjadi pilihan yang bijak untuk investor yang melakukan investasi dengan mengandalkan gaji UMR. 

4. Gunakan Aplikasi Legal untuk Aktivitas Investasi

Menggunakan intuisi dalam mengambil keputusan investasi saham merupakan hal yang sangat tidak disarankan bagi pemula. Ini berlaku untuk semua pemula, termasuk yang berinvestasi dengan menggunakan gaji UMR. Penting untuk selalu mengambil keputusan dengan jeli, terutama di masa-masa awal dan masih harus banyak belajar seperti ini. 

Gunakan aplikasi yang sudah disediakan oleh perusahaan sekuritas. Banyak perusahaan sekuritas yang menyediakan layanan tersebut, sehingga bisa digunakan dengan mudah oleh para pemula. 

Pilih aplikasi yang mudah digunakan dan sudah memiliki fitur memadai, agar transaksi saham bisa berjalan dengan nyaman. Selain itu, aplikasi ini juga bisa menjadi tempat belajar bagi pemula, sebab tersedia panduan yang lengkap di dalamnya. 

Baca Juga: Beli Saham Sekaligus atau Sebagian, Mana yang Lebih Baik?

5. Pahami Risiko Saham 

Risiko Investasi

Ini adalah langkah terakhir dan sekaligus yang terpenting untuk para pemula. Sangat penting untuk memahami berbagai risiko dalam investasi saham dengan baik sejak awal. 

Hal ini akan membantu untuk lebih mudah mengelola dan menghindari berbagai kerugian yang mungkin terjadi dalam investasi tersebut. Setidaknya, pahamilah 2 risiko paling utama dalam investasi saham dengan baik, yakni capital loss dan juga likuidasi. 

Pelajari dengan baik berbagai risiko investasi ini dari sumber yang tepat. Ada banyak website atau komunitas terkait yang bisa dijadikan sebagai tempat belajar. Selain itu, bertanya langsung kepada orang yang sudah terjun dan berpengalaman di dunia saham juga bisa jadi pertimbangan.

Gaji UMR Bisa Buat Nabung Saham 

Investasi saham tidak harus selalu dilakukan dengan modal besar sekaligus. Jika dilakukan dengan cara yang tepat, dengan gaji UMR saja juga sudah bisa menabung saham secara rutin. Lakukan perubahan dalam keuangan dan alokasikan dana secara konsisten setiap bulannya, agar bisa menabung saham dalam jumlah banyak ke depannya. 

Baca Juga: Tips Investasi Saham untuk Dana Pendidikan Anak

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Cermati.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Cermati.com.
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA