Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Direktur MU Minta Fan Setan Merah Bersabar kepada Erik Ten Hag

Kamis 26 May 2022 19:47 WIB

Rep: Rahmat Fajar / Red: Israr Itah

Erik ten Hag, pelatih baru Manchester United (MU).

Erik ten Hag, pelatih baru Manchester United (MU).

Foto: AP/Peter Dejong
Ten Hag yakin bisa mengakhiri dominasi Manchester City dan Liverpool.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Direktur Sepak Bola Manchester United (MU) John Murtough meminta penggemar Setan Merah bersabar atas pekerjaan yang akan dilakukan oleh pelatih baru Erik ten Hag. Itu disampaikan Murtough pada forum penggemar. Menurutnya kesabaran dibutuhkan dengan segala tantangan yang dihadapinya.

Ten Hag menjalani pekan pertamanya di MU setelah meninggalkan Ajax Amsterdam. Pelatih asal Belanda itu tak akan bertemu dengan pemain hingga 27 Juni setelah mereka selesai menjalani pramusim. Namun Ten Hag sudah mulai melakukan perombakan.

Baca Juga

Murtough mengakui MU telah mengecewakan musim lalu. Semua basis pelatihan klub di Carringhton akan bergerak melalukan peningkatan untuk musim depan.

Pada Senin (23/5/2022) kemarin, Ten Hag yakin bisa mengakhiri dominasi Manchester City dan Liverpool. Ten Hag memiliki waktu tiga tahun di Old Trafford untuk mewujudkan janjinya itu dengan opsi perpanjangan satu tahun.

“Ten Hag paling selaras dengan identitas dan tujuan Manchester United,” kata Murtough dilansir dari the Guardian, Kamis (26/5/2022).

Ia mengungkapkan Ten Hag telah menetapkan visi jangka panjangnya untuk membangun tim yang sukses dan menarik. Penunjukan namanya sebagai pengganti Ralf Rangnick menumbuhkan rasa kepercayaan diri.

Ia menambahkan ada perubahan tersembunyi dengan kedatangan Ten Hag. Ia sedang dalam proses memperkuat departemen kepanduan dan rekrutmen. Pembangunan kembali fasilitas pelatihan secara besar-besaran akan dilakukan.

Terlepas dari itu, MU haru menerima kenyataan utang mereka bertambah. Akun keuangan terbaru MU melaporkan pada 31 Maret utang bersih MU mencapai 495,7 juta Poundsterling dibandingkan 443,5 juta Poundsterling 12 bulan lalu atau naik 11,8 persen. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA