Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Waskita Karya Lanjutkan Restrukturisasi Anak Usaha

Kamis 26 May 2022 13:06 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Fuji Pratiwi

Logo PT Waskita Karya (Persero) Tbk. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melanjutkan proses restrukturisasi pada anak usaha PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI).

Logo PT Waskita Karya (Persero) Tbk. PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melanjutkan proses restrukturisasi pada anak usaha PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI).

Foto: Facebook PT Waskita Karya
Dengan restrukturisasi, WKI mendapatkan relaksasi pembayaran pokok dan bunga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melanjutkan proses restrukturisasi pada anak usaha PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI). Langkah ini disebut sebagai bagian dari implementasi 8 Streams Penyehatan Keuangan Waskita.

Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Waskita, Taufik Hendra Kusuma, mengatakan, WKI telah melaksanakan restrukturisasi atas fasilitas kredit investasi dan kredit modal kerja dengan total sebesar Rp 153,51 miliar. Ini merupakan lanjutan dari proses restrukturisasi WKI pada tahun lalu.

Baca Juga

"Dengan restrukturisasi ini, WKI mendapatkan relaksasi atas pembayaran pokok serta penyesuaian suku bunga untuk periode Mei 2022 sampai dengan Maret 2023 menjadi 5,00-5,50 persen per tahun," kata Taufik dalam keterangannya dikutip Kamis (26/5/2022).

Menurut Taufik, Addendum perjanjian kredit ini dapat membantu Perseroan menghemat beban keuangan pada periode pemulihan. Restrukturisasi kredit juga diyakini akan memperbaiki kinerja keuangan yang berkelanjutan ke depannya.

Perseroan menargetkan untuk menyelesaikan proses restrukturisasi pada tahun ini. Salah satunya dengan penyelesaian proses restrukturisasi anak usaha PT Waskita Beton Precast Tbk sehingga dapat lebih fokus menjalankan bisnis operasional Perseroan secara Group ke depannya.

Seiring dengan proses restrukturisasi yang telah dilaksanakan Perseroan sejak tahun lalu, Perseroan optimistis dapat menurunkan beban bunga Perseroan hingga 15 persen YoY di akhir tahun ini. Hal ini sejalan dengan fokus Perseroan untuk mencapai target selama periode pemulihan.

"Tahun ini, Perseroan juga akan kembali mendapatkan dukungan fiskal Pemerintah berupa penerbitan Obligasi/ Sukuk dengan penjaminan Pemerintah dan PMN. Sejauh ini capaian kinerja masih on track sesuai tahapan recovery Waskita," kata dia.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA