Tuesday, 29 Zulqaidah 1443 / 28 June 2022

Ledakan Bom Kembali Terjadi di Afghanistan

Kamis 26 May 2022 05:22 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Agung Sasongko

Ledakan Bom ilustrasi

Ledakan Bom ilustrasi

Foto: AP/AP
Ledakan bom kembali terjadi Afghanistan.

REPUBLIKA.CO.ID,ISLAMABAD -- Serangkaian ledakan mengguncang Afghanistan. Ledakan terbaru terjadi di dalam sebuah masjid di Ibu Kota Kabul pada Rabu (25/5).

Menurut Taliban, ledakan di dalam masjid menewaskan sedikitnya lima orang jamaah. Kemudian tiga ledakan di minivan di utara negara itu berhasil menewaskan sembilan penumpang. 

Baca Juga

Rumah Sakit Darurat Kabul mengatakan menerima 22 korban pemboman masjid, termasuk lima orang tewas. Tidak ada rincian lebih lanjut tentang ledakan yang melanda Masjid Hazrat Zakaria di Distrik Polisi 4 pusat kota itu.

“Ledakan itu terjadi ketika orang-orang berada di dalam masjid untuk salat magrib,” kata  juru bicara polisi Taliban di Kabul Khalid Zadran, dilansir dari Arab News, Kamis (26/5).

Namun demikian pemerintah masih menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai kondisi 20 korban yang dibawa ke rumah. Tidak menutup kemungkinan jumlah korban meninggal akan bertambah.

"Kami sedang menunggu kabar terbaru," kata dia

Selanjutnya Minivan menjadi sasaran di kota utara Mazar-e-Sharif setelah alat peledak ditempatkan di dalam kendaraan. Menurut juru bicara yang ditunjuk Taliban di provinsi Balkh, Mohammad Asif Waziri, mengatakan ledakan itu menewaskan sembilan orang dan melukai 15 orang lainnya.

"Semua korban di Mazar-e-Sharif berasal dari minoritas Muslim Syiah di negara itu," menurut seorang pejabat polisi yang berbicara dengan syarat anonim karena dia tidak berwenang untuk memberikan rincian kepada media.

Tidak ada yang segera mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut, tetapi mereka memiliki ciri-ciri afiliasi regional dari kelompok Daesh, yang dikenal sebagai Daesh di Provinsi Khorasan, atau Daesh-K.

Afiliasi Daesh, yang telah beroperasi di Afghanistan sejak 2014, dipandang sebagai tantangan keamanan terbesar yang dihadapi penguasa baru Taliban di negara itu. Menyusul pengambilalihan mereka ketika mereka merebut kekuasaan di Kabul dan di tempat lain di negara itu Agustus lalu, Taliban telah melancarkan tindakan keras terhadap markas besar Daesh di Afghanistan timur.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA