Monday, 28 Zulqaidah 1443 / 27 June 2022

Otoritas Liga Inggris Izinkan Penjualan Chelsea ke Investor Amerika Serikat

Rabu 25 May 2022 18:21 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pengusaha Amerika Todd Boehly, tengah, bertepuk tangan saat dia menghadiri pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Watford di stadion Stamford Bridge di London, Ahad, 22 Mei 2022

Pengusaha Amerika Todd Boehly, tengah, bertepuk tangan saat dia menghadiri pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Chelsea dan Watford di stadion Stamford Bridge di London, Ahad, 22 Mei 2022

Foto: AP/Alastair Grant
Kepemilikan Abramovich atas the Blues sudah berlangsung selama 19 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Penyelesaian terkait pemimpin baru di kubu Chelsea berada di jalur akhir dengan pemerintah Inggris telah memberi lampu hijau untuk kesepakatan pengambilalihan klub dari Roman Abramovich ke pengusaha Todd Boehly dalam beberapa pekan ke depan.

Dalam beberapa bulan terakhir Chelsea berada di bawah pembatasan ketat yang mengancam situasi mereka, itu merupakan bagian dari keinginan pemerintah untuk memastikan bahwa oligarki Rusia, Roman Abramovich tidak dapat mengambil keuntungan dari klub asal London tersebut.

Baca Juga

Kini setelah Federasi Sepak Bola Inggris alias FA mengumumkan bahwa konsorsium asal Amerika Serikat, Todd Boehly telah lulus tes kepemilikan, penyelesaian untuk mengakuisisi the Blues pun segera tercapai.

"Tadi malam pemerintah Inggris mencapai posisi di mana kami dapat mengeluarkan lisensi yang mengizinkan penjualan Chelsea. Menyusul sanksi Abramovich, pemerintah Inggris telah bekerja keras untuk memastikan Chelsea dapat terus bermain di kompetisi," demikian pernyataan tersebut dilansir Sportsmole, Rabu (25/5/2022).

Kepemilikan Abramovich atas the Blues sudah berlangsung selama 19 tahun, dan investasi total nantinya akan memakan biaya 4,25 miliar pounds, dengan nilai penjualan klub London Barat sebesar 2,5 miliar pounds.

Kesepakatan pembelian ini diteken dua pekan yang lalu dan sudah melalui Uji Pemilik dan Direktur Liga Primer, dengan pihak pemerintah Inggris bakal memfasilitasi transaksi finansialnya.

"Setelah pekerjaan ekstensif, hasil penjualan tidak akan menguntungkan Roman Abramovich atau individu lain yang terkena sanksi. Kami sekarang akan memulai proses memastikan hasil penjualan digunakan untuk tujuan kemanusiaan di Ukraina, mendukung para korban dari perang," sambung pernyataan itu.

Untuk diketahui Boehly adalah pemilik bersama atau co-owner klub Major League Baseball (MLB), Los Angeles Dodgers, dan investor minoritas di tim Nasional Basketball Association (NBA), LA Lakers.

Dirinya pernah berusaha membeli Chelsea pada 2019 dengan harga 2,2 miliar pounds tetapi ditolak. Pun, kerap menyatakan ketertarikannya membeli klub Liga Primer Inggris. Kehadiran Boehly diharapkan bisa melanjutkan legasi yang telah ditinggalkan oleh Abramovich.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA