Saturday, 15 Muharram 1444 / 13 August 2022

Hungaria Umumkan Keadaan Darurat Akibat Perang Rusia-Ukraina

Rabu 25 May 2022 11:04 WIB

Rep: Dwina agustin/ Red: Friska Yolandha

Seorang anak yang melarikan diri dari Mariupol bersama keluarganya menunggu di bus setibanya mereka di pusat penerimaan pengungsi di Zaporizhzhia, Ukraina, Minggu malam, 8 Mei 2022.  Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban  mengumumkan keadaan darurat pada Selasa (24/5/2022).

Seorang anak yang melarikan diri dari Mariupol bersama keluarganya menunggu di bus setibanya mereka di pusat penerimaan pengungsi di Zaporizhzhia, Ukraina, Minggu malam, 8 Mei 2022. Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban mengumumkan keadaan darurat pada Selasa (24/5/2022).

Foto: AP/Francisco Seco
Pemerintah Hubgaria akan ambil langkah untuk antisipasi dampak perang Rusia-Ukraina.

REPUBLIKA.CO.ID, BUDAPEST -- Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban  mengumumkan keadaan darurat, Selasa (24/5). Tindakan ini memungkinkan negaranya mengambil keputusan cepat dalam menanggapi ancaman keamanan dan ekonomi yang ditimbulkan oleh perang antara Rusia dan Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan di akun Facebook, Orban mengatakan, pemerintah barunya mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini karena tidak dapat diprediksi kapan perang di Ukraina akan berakhir. Namun, dia baru akan memerinci keadaan darurat pada Rabu (25/5).

Baca Juga

Perdana menteri mengatakan, langkah-langkah tersebut sejalan dengan konstitusi dan akan mulai berlaku pada Rabu pagi. Dia menekankan, sangat penting bagi pemerintah untuk mengambil langkah segera untuk dapat memproyeksikan negara terhadap ancaman yang berasal dari perang.

Dikutip dari Anadolu Agency, Orban mengatakan, krisis mengancam keamanan fisik negara bersama dengan ekonomi. Dia menegaskan, Hongaria harus tetap keluar dari perang.

Sebelum pengumuman terbaru itu, Hungarian telah menyatakan keadaan darurat sebagai bagian dari perang melawan migrasi tidak teratur dan Covid-19.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA