Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Basarnas Bantu Evakuasi Korban Banjir di Kota Jambi

Selasa 24 May 2022 22:27 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Warga berada di depan rumahnya yang terendam banjir di kawasan Kenali Asam Bawah, Jambi, Selasa (24/5/2022). Sejumlah rumah di beberapa kecamatan di kota itu terendam banjir hingga setinggi paha orang dewasa setelah diguyur hujan lebat selama lebih dari 3 jam.

Warga berada di depan rumahnya yang terendam banjir di kawasan Kenali Asam Bawah, Jambi, Selasa (24/5/2022). Sejumlah rumah di beberapa kecamatan di kota itu terendam banjir hingga setinggi paha orang dewasa setelah diguyur hujan lebat selama lebih dari 3 jam.

Foto: ANTARA/Wahdi Septiawan
Tim sedang terus berusaha mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Tim Basarnas Jambi menurunkan tim dan sejumlah peralatan, terutama perahu karet untuk membantu evakuasi sejumlah warga di Jelutung yang rumah mereka terendambanjir setinggi satu meter lebih. Humas Basarnas Jambi M Lutfi di Jambi, Selasa (24/5/2022) mengatakan tim SAR setelah menerima laporan dari warga langsung turun ke lokasi di Jelutung dan langsung menurunkan kapal karet. 

Tim di lapangan saat ini sedang berusaha mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir. "Tidak ada korban jiwa dari korban banjir di kawasan Jelutung Kota Jambi, tim hanya melakukan evakuasi korban banjir," kata Lutfi.

Baca Juga

Sementara itu banjir langganan setiap hujan deras ini sudah kerap terjadi tanpa adanya solusi dari pemerintah dan sampai malam ini air masih menggenangi sejumlah rumah warga Kota Jambi. Banjir terjadi akibat penyempitan daerah resapan air akibat pembangunan perumahan dan rumah kantor (ruko) juga menjadi penyebab terjadinya banjir di kota.

Menanggapi banjir bandang yang terjadi di sejumlah permukiman warga Kota Jambi itu, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi H Ivan Wirat yang juga mantan Kadis PUPR Provinsi Jambi mengatakan penyebab banjir di Kota Jambi antara lain, kapasitas drainase utama sudah tidak sesuai dengan debit air, penyempitan drainase.

Kemudian, terjadi sendimentasi dan erosi di sungai dan drainase utama, alih fungsi lahan di daerah hulu luapan air sungai Batanghari. Juga pengaruh pasang surut sungai Batanghari, penggalian fasilitas kota seperti jaringan kabel telepon, saluran PDAM, pipa gorong-gorong menghambat aliran air drainase serta kebiasaan masyarakat membuang sampah di sungai.

Menurut Ivan Wirata, Kota Jambi sedikitnya dilalui tujuh sungai yang mengalir di wilayah Kota Jambi. Seperti Sungai Kenali Kecil, Kenali Besar, Kambang, Asam, Tembuku, Silincah/Lubukraman dan Sungai Teluk. Sungai terpanjang dan Daerah Aliran Sungai (DAS) terluas adalah Sungai Kenali Besar yang bermuara di Sungai Kenali Kecil.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA