Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Formula E, Anies: Pesan Bahwa Jakarta Siap Jadi Kota Modern yang Bersih

Selasa 24 May 2022 16:07 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Teguh Firmansyah

Gubenur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, usai mencanangkan Jakarta Hajatan yang menjadi bagian serangkaian HUT ke-495 DKI di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (24/5).

Gubenur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, usai mencanangkan Jakarta Hajatan yang menjadi bagian serangkaian HUT ke-495 DKI di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (24/5).

Foto: Republika/zainur mahsir ramadhan
Anies berharap Formula E ini membawa nama baik Indonesia ke kancah dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, mengatakan, ajang balap mobil listrik Formula E, penting untuk menunjukkan bahwa jika Jakarta bersiap masuk ke era baru sebagai kota modern. Utamanya, untuk menggunakan energi terbarukan bagi mobilitas transportasi listrik ke depannya.

“Jadi event Formula E untuk mengirimkan pesan bahwa Jakarta siap menjadi kota modern yang lingkungan hidupnya bersih karena mobilitas penduduknya,” kata Anies usai mencanangkan Jakarta Hajatan yang menjadi bagian serangkaian HUT ke-495 DKI di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (24/5)

Baca Juga

Dia berharap, gelaran balap mobil ramah lingkungan itu bisa berjalan sukses dan membawa nama baik Indonesia ke kancah dunia. Anies menambahkan, gelaran itu juga menjadi kesempatan dunia menyaksikan kesiapan Jakarta dan Indonesia secara utuh.

“Kita ingin menjadi tuan rumah yang baik. Kita ingin menunjukkan kepada semua bahwa kami, penduduk Jakarta, ambil tanggung jawab dalam mengurangi emisi,” katanya.

Upaya Jakarta dalam mengadakan balap internasional Formula itu, juga mempromosikan komitmen Langit Biru Jakarta.

Anies menambahkan, acara Formula E memang masuk ke dalam rangkaian acara ulang tahun DKI atau yang disebutnya ‘Jakarta Hajatan’ ke-495 Juni mendatang. Dia berharap, dengan adanya rangkaian itu, bisa mengedukasi masyarakat Jakarta dan global untuk lebih partisipatif dalam menghadapi perubahan iklim.

“Jadi ini lebih besar dari sekedar pariwisata. Insya Allah (Formula E) berjalan dengan lancar, dan kita bisa kirimkan pesan itu kepada dunia,” tuturnya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA