Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

PLN Investasikan Rp 452 M untuk Perkuat Pasokan Listrik ke Kawasan Industri Karawang

Senin 23 May 2022 19:44 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Gita Amanda

PT PLN (Persero) memperkuat pasokan listrik kawasan industri di sisi utara Karawang. (ilustrasi)

PT PLN (Persero) memperkuat pasokan listrik kawasan industri di sisi utara Karawang. (ilustrasi)

Foto: PLN
Pasokan listrik andal akan menjadi salah satu kunci dalam membuka peluang investasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PLN (Persero) memperkuat pasokan listrik kawasan industri di sisi utara Karawang, dengan membangun dua infrastruktur ketenagalistrikan berupa Gas Insulated Switchgear (GIS) 150 kiloVolt (kV) Sukatani dan Gas Insulated Switchgear Tegangan Ekstra Tinggi (GISTET) 500 kV Sukatani.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) Djarot Hutabri EBS mengatakan, pasokan listrik yang andal akan menjadi salah satu kunci dalam membuka peluang investasi. Dengan semakin kuatnya pasokan listrik ke kawasan industri Karawang, Djarot berharap dapat menjadi daya tarik investor baru.

Baca Juga

“Seperti yang diketahui, secara umum Karawang adalah salah satu daerah industri terbesar di Indonesia. Listrik memegang peranan penting dalam peningkatan iklim investasi. Karena itu, pasokan listrik harus benar-benar dijaga keandalannya,” ungkap Djarot.

Menurut Djarot, untuk membangun dua infrastruktur kelistrikan tersebut PLN menginvestasikan Rp 452 miliar, kedua Proyek Strategis Nasional (PSN) ini ditargetkan rampung pada November 2022. Sementara kemajuan pembangunan hingga saat ini telah mencapai 77 persen.

GISTET 500 kV Sukatani akan memiliki kapasitas sebesar 1.000 Mega Volt Ampere (MVA) dengan 2 tower incomer 500 kV sepanjang 3,5 kilometer sirkit (kms). Sedangkan untuk GIS 150 kV akan memiliki kapasitas sebesar 120 MVA dengan tower incomer 150 kV sepanjang 3,44 kms.

Djarot menambahkan, kedua gardu induk ini menggunakan teknologi isolasi gas sulphurhexaflouride(SF6) dimana lahan yang digunakan lebih efisien dibandingkan Gardu Induk Konvensional. Melalui teknologi ini, pembangunan gardu induk tidak lagi membutuhkan luasan lahan yang besar sehingga efektif untuk diterapkan di kota/daerah padat penduduk.

Selaras dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, PLN akan terus mendorong penyelesaian pembangunan infrastruktur sebagai salah satu tonggak utama dalam pembangunan ekonomi nasional.

“Kami akan terus berupaya segera menyelesaikan proyek ini agar manfaatnya juga bisa segera dirasakan masyarakat. Mengusung semangat tansformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused, kami akan terus berinovasi dan berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk menghadapi setiap tantangan dalam pekerjaan” tutup Djarot.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA