Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

Jus Buah yang Satu Ini Tampak Bisa Bantu Tekanan Darah Tinggi

Selasa 24 May 2022 05:00 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda

Pengukuran tekanan darah (Ilustrasi). Tekanan darah tinggi dapat memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah, jantung, dan organ lain seperti otak, ginjal, serta mata.

Pengukuran tekanan darah (Ilustrasi). Tekanan darah tinggi dapat memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah, jantung, dan organ lain seperti otak, ginjal, serta mata.

Foto: ANTARA/Kornelis Kaha
Mengurangi tekanan darah sedikit saja bisa bantu cegah perburukan kondisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah meta-analisis yang diterbitkan di Science Direct menunjukkan bahwa konsumsi jus delima secara konsisten bisa bermanfaat pada tekanan darah. Temuan ini bisa menjadi dasar untuk mulai memasukkan jus delima dalam menu diet jantung sehat.

Tekanan darah tinggi dapat memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah, jantung, dan organ lain seperti otak, ginjal, serta mata. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, menguranginya bahkan dalam jumlah kecil bisa membantu menurunkan risiko sejumlah kondisi kesehatan yang serius.

Baca Juga

Mayo Clinic menyatakan, jus delima diperkirakan dapat memblokir atau memperlambat penumpukan kolesterol di arteri orang-orang yang berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Jus delima mengandung antioksidan pada tingkat yang lebih tinggi daripada banyak jus buah lainnya, dan mengandung antioksidan hampir tiga kali lebih banyak daripada teh hijau atau anggur merah.

"Jus delima umumnya aman untuk diminum, tapi penting untuk memeriksa label dan memastikan jus delima yang dikonsumsi adalah yang murni, bukan campuran jus dengan tambahan gula. Gula menambahkan lebih banyak kalori ke dalam jus hingga mengurangi manfaat kesehatan jantungnya," demikian pernyataan Mayo Clinic, seperti dikutip dari laman Express, Senin (23/5/2022).

Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) juga mencatat bahwa mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat bisa membantu mengurangi peluang terkena tekanan darah tinggi. Gaya hidup sehat juga membantu menurunkan tekanan darah jika sudah tinggi.

NHS telah menguraikan beberapa perubahan gaya hidup lain yang dapat membantu mencegah dan menurunkan tekanan darah tinggi. Contohnya dengan mengurangi jumlah garam yang dimakan dan memiliki pola makan yang sehat secara umum, mengurangi alkohol, menurunkan berat badan jika kelebihan berat badan, mengurangi kafein, dan berhenti merokok.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA