Senin 23 May 2022 17:41 WIB

Korban Kebakaran Pasar Gembrong Mulai Tempati Rusun CBU

Korban kebakaran Pasar Gembrong akan menepati Rusun CBU selama tiga bulan

Red: Nur Aini
Warga membawa puing bangunan di lokasi terdampak kebakaran di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta, Senin (25/4/2022). Sebanyak 400 rumah dan pertokoan dikawasan tersebut terbakar pada Ahad (24/4) sekitar pukul 21.00 WIB yang diduga akibat korsleting listrik. Menurut Ikatan Pedagang Pasar Indonesia, kerugian akibat kebakaran di Pasar Gembrong tersebut ditaksir sekitar Rp 2 miliar. Republika/Thoudy Badai
Foto: Republika/Thoudy Badai
Warga membawa puing bangunan di lokasi terdampak kebakaran di kawasan Pasar Gembrong, Jakarta, Senin (25/4/2022). Sebanyak 400 rumah dan pertokoan dikawasan tersebut terbakar pada Ahad (24/4) sekitar pukul 21.00 WIB yang diduga akibat korsleting listrik. Menurut Ikatan Pedagang Pasar Indonesia, kerugian akibat kebakaran di Pasar Gembrong tersebut ditaksir sekitar Rp 2 miliar. Republika/Thoudy Badai

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga korban kebakaran Pasar Gembrong RW 01, Jakarta Timur, mulai menempati lokasi penampungan sementara di Rumah Susun (Rusun) Cipinang Besar Utara (CBU).

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Jakarta Timur, Achmad Salahuddindi Jakarta, Senin (23/5/2022), mengatakan, warga korban kebakaran Pasar Gembrong telah mendapatkan sosialisasi dan kunci unit rusun yang akan digunakan sebagai lokasi sementara.

Baca Juga

"Bisa menempati hari ini. Langsung. Tadi sudah diumumkan petugas yang sudah diberi kunci sudah bisa menempati. Yang penting mereka sudah tahu kamarnya yang mana," kata Achmad.

Salahuddin menambahkan warga juga telah melakukan penandatanganan surat perjanjian untuk tinggal sementara di Rusun CBU tersebut. Salahuddin menyampaikan hingga kini ada 110 kepala keluarga (KK) yang terdaftar untuk pindah ke Rusun CBU. Dia mengatakan warga korban kebakaran Pasar Gembrong akan menepati Rusun CBU selama tiga bulan secara gratis sambil menunggu proses revitalisasi permukiman yang dilakukan Pemkot Jakarta Timur bekerja sama dengan Baznas DKI rampung.

Sementara itu, Wahyuningsih yang merupakan salah satu korban kebakaran Pasar Gembrong mengaku sangat senang dengan adanya bantuan lokasi sementara itu. Wahyuningsih mengaku puas dengan kondisi unitdi Rusun CBU karena berfasilitas dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, ruang tamu dan balkon.

"Alhamdulillah rasanya senang sekali. Insya Allah besok pindah. Saya bertiga sama anak saya satu dan suami," ujar Wahyuningsih.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement