Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

MU Finis dengan Poin Terendah, Rangnick Sarankan Ini

Senin 23 May 2022 10:02 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

 Manajer Manchester United Ralf Rangnick

Manajer Manchester United Ralf Rangnick

Foto: AP/Rui Vieira
MU mengumpulkan nilai 58 dan finis di posisi enam klasemen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ralf Rangnick mengatakan manajer baru Manchester United (MU) Erik ten Hag membutuhkan pemain yang bisa mengatrol semangat tim, setelah kekalahan Setan Merah dari Crystal Palace pada laga terakhir Liga Primer Inggris musim 2021/2022. MU finis dengan penghitungan poin terendah sepanjang partisipasi di Liga Primer Inggris, yakni 58 dan menempati peringkat enam.

Mantan pemain sayap MU Wilfried Zaha mencetak gol kemenangan Palace pada babak pertama, memanfaatkan umpan terobosan dan membalikkan badan melewati Diogo Dalot sebelum melepaskan penyelesaian rendah ke sudut.

Baca Juga

MU menyelesaikan musim yang mengecewakan, tetapi masih meraih tempat ke Liga Europa meskipun kalah. Itu karena di partai berbeda West Ham United dikalahkan oleh Brighton.

Rangnick, yang ditunjuk sebagai manajer interim pada November, berpikir MU bisa melakukan lebih banyak kohesi, dengan lebih banyak kebersamaan di lapangan.

"Ini juga penting ketika kami memikirkan pemain baru ketika dewan bersama manajer memikirkan pemain baru. Kami harus memastikan, mereka bukan hanya pemain yang memiliki kualitas untuk memperkuat skuad tetapi pemain yang akan berinvestasi di dalam semangat tim," kata Rangnick dikutip dari BBC, Senin (23/5/2022).

Rangnick menyebut menangani MU di tengah musim adalah pengalaman baru baginya. Ia menyayangkan tidak memiliki pramusim yang bagus dan tidak dapat memperkuat skuad.

United bersyukur musim 2021/2022 akhirnya berakhir dengan 58 poin, hasil terburuk mereka sejak 1989/1990 sebelum era Liga Primer. Mereka menyelesaikan musim lalu di tempat kedua di belakang Manchester City, tetapi mengakhiri musim ini dengan 16 poin lebih buruk dari tahun lalu.

Ten Hag meninggalkan pekerjaannya di Ajax lebih awal. Namun dari apa yang dia lihat dari para pemain barunya secara langsung untuk pertama kalinya di London selatan pada Ahad (22/5), dia akan tahu bahwa dia memiliki pekerjaan berat.

Rangnick tidak akan meninggalkan Old Trafford sepenuhnya musim depan, dan pindah ke peran konsultan paruh waktu sambil menangani timnas Austria. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA