Wednesday, 2 Rabiul Awwal 1444 / 28 September 2022

Keabsahan Hewan Kurban Terpapar PMK Perlu Didalami

Senin 23 May 2022 08:30 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di kandang hewan milik warga di Desa Kotakan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (19/5/2022). Dinas Peternakan dan Perikanan bersama BPBD Situbondo melakukan penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah penularan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di kandang hewan ternak warga.

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di kandang hewan milik warga di Desa Kotakan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (19/5/2022). Dinas Peternakan dan Perikanan bersama BPBD Situbondo melakukan penyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah penularan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di kandang hewan ternak warga.

Foto: ANTARA/Seno
MUI Pusat belum dapat menyampaikan pandangan resmi terkait PMK.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA --  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terkait wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Ketua Komisi Fatwa MUI DIY KH Makhrus Munajat meminta masyarakat menghindari hewan ternak baik sapi, kambing, atau kerbau yang terpapar atau bergejala penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk kurban.

Baca Juga

Dilansir laman resmi MUI, dia

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA